KA Mutiara Timur dan Supas Terlambat Usai KA Blambangan Ekspres di Probolinggo

oleh -382 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Kondisi lokmotif KA Blambangan rusak parah. (Foto: Istimewa)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Perjalanan sejumlah kereta api menuju Surabaya mengalami keterlambatan setelah KA Blambangan Ekspres tertemper truk di perlintasan sebidang wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

PT KAI Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya menyebut insiden tersebut terjadi di perlintasan sebidang KM 109+860, pada petak jalur antara Stasiun Probolinggo dan Stasiun Leces.

Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan kejadian tersebut berdampak pada keterlambatan perjalanan beberapa kereta yang melintas di jalur tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas ketidaknyamanan akibat keterlambatan perjalanan kereta,” ujar Mahendro dalam keterangannya di Surabaya, Jumat.

Akibat insiden tersebut, setidaknya dua kereta api kedatangan di Surabaya mengalami keterlambatan.

Kereta yang terdampak yakni KA Mutiara Timur relasi Ketapang–Surabaya Gubeng dengan keterlambatan sekitar 172 menit, serta KA Commuterline Supas relasi Probolinggo–Surabaya Kota yang terlambat sekitar 123 menit.

Mahendro menegaskan keselamatan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan insiden di jalur rel.

Karena itu, petugas terlebih dahulu melakukan evakuasi kendaraan serta pemeriksaan kondisi jalur sebelum perjalanan kereta dinyatakan kembali aman untuk dilalui.

“Setelah proses evakuasi kendaraan dan pemeriksaan jalur selesai dilakukan, perjalanan kereta di lintas tersebut kembali dapat dilalui,” katanya.

KAI juga mengingatkan masyarakat agar lebih disiplin saat melintas di perlintasan sebidang, dengan selalu mendahulukan perjalanan kereta api.

“Disiplin pengguna jalan sangat penting untuk mencegah kecelakaan serta menjaga keselamatan bersama,” ujar Mahendro.(cit)

Baca Juga :  Kereta Barang Anjlok di Pasar Turi, Daop 8: Tiga Jadwal Kereta Terganggu

No More Posts Available.

No more pages to load.