KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Bupati Ipuk Fiestiandani memimpin langsung aksi bersih pantai bersama ribuan warga dalam deklarasi Banyuwangi ASRI di Banyuwangi, Rabu (18/2/2026). Kegiatan ini menjadi langkah nyata menjaga kebersihan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah lingkungan laut.
Aksi dipusatkan di kawasan wisata Grand Watu Dodol, salah satu ikon wisata pantai daerah. Usai deklarasi, para peserta langsung menyisir garis pantai untuk mengumpulkan sampah plastik, kayu, serta limbah rumah tangga yang terbawa arus laut.
“Hari ini kita tidak hanya deklarasi, tapi langsung kerja nyata. Pantai harus kita jaga bersama karena menjadi wajah daerah dan sumber kehidupan masyarakat,” ujar Ipuk.
Ribuan warga yang terlibat berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas lingkungan, hingga masyarakat umum. Mereka memungut sampah secara manual dan mengelompokkannya untuk memudahkan proses pengangkutan serta pengolahan lanjutan.
Aksi bersih pantai ini juga menjadi sarana edukasi langsung mengenai bahaya sampah plastik terhadap ekosistem laut. Pemerintah daerah menilai kebersihan pantai menjadi faktor penting dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pariwisata.
Ipuk menegaskan, kegiatan bersih pantai tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi akan dilakukan secara rutin dengan melibatkan masyarakat pesisir dan komunitas lingkungan. Pemerintah daerah juga mendorong masyarakat meluangkan waktu beberapa menit setiap hari untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Melalui gerakan Banyuwangi ASRI, pemerintah berharap kesadaran menjaga kebersihan pantai tumbuh menjadi budaya masyarakat. Selain melestarikan lingkungan laut, kebersihan pantai juga diharapkan memperkuat daya tarik wisata serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir.(zul)




