Perkuat Tata Kelola BLUD, Dinkes Bondowoso Targetkan Puskesmas Lebih Mandiri dan Berkualitas di 2026

oleh -696 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso terus mendorong penguatan tata kelola keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di seluruh Puskesmas. Melalui pelatihan dan pendampingan intensif, pengelolaan keuangan diharapkan semakin efektif, efisien, transparan, dan akuntabel, dengan tujuan utama meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso, dr. Moh. Jasin, M.Kes, FISQUA, menegaskan bahwa reformasi tata kelola ini bukan semata soal administrasi, melainkan bagian dari strategi besar meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar.

“Fokus utama kita tetap pada peningkatan mutu pelayanan. Fleksibilitas dalam BLUD, khususnya dalam pengelolaan keuangan, harus dimanfaatkan untuk mendukung operasional layanan, mulai dari pemenuhan obat hingga bahan medis habis pakai. Jadi, keuangan yang tertib itu alat untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal,” ujarnya. Kamis (12/2/2026).

Sebanyak 25 Puskesmas dengan total 36 pengelola keuangan telah mengikuti pelatihan yang menjadi kelanjutan dari penguatan sisi perencanaan di tahun 2025 lalu. Pada 2026 ini, implementasi sistem pengelolaan keuangan ditargetkan mulai berjalan lebih maksimal, bahkan diharapkan pada Maret seluruh Puskesmas sudah aktif mengoperasikan mekanisme yang telah disiapkan, termasuk melalui aplikasi pengelolaan keuangan sesuai regulasi yang berlaku.

Namun, dr. Jasin tidak menampik adanya tantangan di lapangan. Ia menyebut dua kendala utama yang saat ini sedang dikejar penyelesaiannya.

“Pertama, kita memang masih melengkapi beberapa perangkat teknis yang harus disiapkan oleh masing-masing Puskesmas. Kedua, dari sisi SDM. Karena itu kita lakukan pelatihan agar teman-teman benar-benar siap menjalankan sistem ini,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa BLUD Puskesmas memiliki karakter berbeda dengan BUMD. Meski dituntut lebih fleksibel dan profesional dalam pengelolaan keuangan, BLUD tetap dimungkinkan mendapatkan dukungan anggaran dari APBD. Hal ini menjadi ruang bagi Dinas Kesehatan untuk tetap memberikan intervensi bagi Puskesmas yang dinilai kapasitasnya masih terbatas.

Baca Juga :  BMKG: Jawa Timur Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem

“Kalau ada Puskesmas yang kemampuannya masih terbatas, tentu tetap kita support. Bisa dalam bentuk tambahan obat-obatan atau dukungan lainnya agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” tegasnya.

Dengan penguatan manajemen, dukungan anggaran yang tepat, serta peningkatan kapasitas SDM, Dinas Kesehatan optimistis seluruh Puskesmas di Bondowoso mampu menjaga kesinambungan layanan hingga akhir tahun anggaran dan memberikan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, merata, dan profesional bagi masyarakat.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.