Harga Cabai Rawit di Jombang Tembus Rp 80.000 per Kilogram Jelang Ramadan

oleh -696 Dilihat
(Foto: Ilustrasi-dok/kilasjatim.com)

KILASJATIM.COM, Jombang – Harga cabai rawit di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Jombang mengalami lonjakan signifikan dan kini menembus angka Rp 80.000 per kilogram. Kenaikan harga komoditas pangan ini terjadi di tengah cuaca ekstrem yang masih berlangsung serta momentum menjelang bulan suci Ramadan 1447 H.

Pantauan di Pasar Tradisional Cukir, harga cabai rawit mulai merangkak naik sejak sepekan terakhir. Fluktuasi harga masih terjadi karena pasokan dari petani belum stabil, sementara kebutuhan masyarakat cenderung meningkat.

Salah satu pedagang di Pasar Cukir, Sulis, mengatakan kenaikan harga cabai rawit berlangsung secara bertahap dan belum menunjukkan kestabilan. Menurutnya, harga saat ini justru sedikit lebih rendah dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

“Harganya memang naik-turun. Sekarang di kisaran Rp 80.000 per kilogram, itu sudah turun sebenarnya. Sebelumnya sempat Rp 85.000, jadi masih belum stabil,” kata Sulis, Selasa (10/2/2026).

Selain cabai rawit, Sulis menyebut komoditas cabai merah besar juga mengalami kenaikan harga.

“Sebelumnya Rp 25.000 per kilogram, sekarang naik jadi Rp 30.000 per kilo,” ucapnya.

Pedagang menilai, cuaca yang tidak menentu turut memengaruhi kualitas dan jumlah panen, sehingga berdampak langsung pada pasokan di pasar.

“Faktornya cuaca. Jadi stok dari petani itu terganggu. Dan ini juga mau menjelang Ramadan. Jadi orang-orang banyak yang cari mau dipakai buat persiapan megengan,” jelasnya.

Kondisi kenaikan harga ini pun masih diperkirakan akan memengaruhi pergerakan harga cabai dalam waktu dekat, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama Ramadan mendatang.(fat)

Baca Juga :  Penutupan Pasar Keputran Preseden Buruk Bagi Keberadaan Pasar Tradisional

No More Posts Available.

No more pages to load.