PTPN – SGN Dukung Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Sulawesi Selatan

oleh -139 Dilihat

Danantara Indonesia bersama Holding PTPN III (Persero), subholding PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), dan ID FOOD melakukan penekanan tombol secara simbolis pada acara groundbreaking Program Pengembangan Hilirisasi Ayam Terintegrasi, Kamis (6/2/2026). Kegiatan ini menandai dimulainya fase awal pengembangan hilirisasi terintegrasi sebagai bagian dari penguatan ekosistem pangan nasional. (ist/dok)

KILASJATIM.COM, Sulawesi Selatan – Selain di Banyuwangi, Sub Holding PTPN III (Persero), PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), juga terlibat dalam pelaksanaan groundbreaking program hilirisasi ayam terintegrasi yang digelar di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (6/2/2026).

SGN mendukung pembangunan Integrated Poultry yang berlokasi di Kebun Dekko, Desa Mappasengka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone. Program ini menjadi bagian dari strategi nasional hilirisasi pangan yang dilaksanakan secara serentak melalui pendanaan Danantara.

 Bupati Bone Andi Asman Sulaiman dalam sambutannya berharap program ini tidak hanya menjadi pusat produksi, tetapi juga pusat pembelajaran dan pusat pengembangan kapasitas bagi masyarakat sekitar.

“Generasi muda di Bone harus melihat bahwa sektor peternakan adalah sektor yang menjanjikan, modern dan memiliki prospek masa depan yang cerah,” ujarnya.

Hilirisasi ayam terintegrasi tersebut dirancang untuk memperkuat sektor peternakan nasional sekaligus mendukung ketahanan pangan. Skema pengembangannya mencakup rantai produksi dari hulu hingga hilir, mulai dari penyediaan pakan, budidaya ayam, hingga pengolahan hasil ternak.

Kegiatan groundbreaking di Bone dihadiri Asisten II Setda Provinsi Sulawesi Selatan Ir. H. Andi Darmawan Bintang yang mewakili Gubernur Sulsel, Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional Dr. Nasrullah, serta Bupati Bone H. A. Asman Sulaiman. Turut hadir Direktur Manajemen Risiko PT SGN Muh. Faktur Rozi, Regional Head 8 PTPN I Misran, jajaran manajemen, unsur Forkopimda, serta aparat kewilayahan di Kabupaten Bone.

Baca Juga :  Tim SAR Temukan Ponsel Kopilot Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

Melalui program ini, Kementerian Pertanian berharap hilirisasi ayam terintegrasi dapat menjadi fondasi dalam meningkatkan kesejahteraan peternak. Integrasi rantai produksi diharapkan mampu menekan biaya, memperkuat pasokan nasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Pendanaan melalui Danantara diproyeksikan menjadi bagian dari strategi besar hilirisasi pangan nasional yang melibatkan sinergi BUMN sektor pangan, di antaranya PTPN III (Persero) dan PT Berdikari.

Dengan keterlibatan aktif BUMN, pemerintah diharapkan dapat memberikan kepastian usaha bagi peternak, mulai dari penyediaan bibit, penguatan rantai pasok, hingga jaminan pemasaran hasil produksi. Skema ini diharapkan menciptakan tata niaga yang lebih berimbang dan berkeadilan.

Hilirisasi ayam terintegrasi di Kabupaten Bone juga diproyeksikan menjadi model produksi peternakan modern dan berkelanjutan, di mana seluruh proses—mulai dari pembibitan, penyediaan pakan, budidaya, pengolahan, hingga distribusi—berjalan dalam satu sistem terpadu dan efisien. (nov)

No More Posts Available.

No more pages to load.