Haul Sunan Ampel, Khofifah Ajak Teladani Moh Limo

oleh -386 Dilihat
oleh
Gubernur Khofifah hadiri Haul Sunan Ampel serta mengajak teladani Akhlakul KArimah. (Foto: Frizal/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi menghadiri Haul Agung ke-549 Sunan Ampel di kawasan Makam Sunan Ampel, Surabaya, Jumat (6/2/2026) malam.

Di hadapan ribuan jamaah dan peziarah, Khofifah mengajak masyarakat meneladani ajaran kesantunan dan akhlakul karimah yang diwariskan Sunan Ampel, salah satu Wali Songo yang berperan besar dalam penyebaran Islam di tanah Jawa.

“Kita patut bersyukur karena para Wali menuntun kita dalam akhlak dan tata krama. Sunan Ampel mengajarkan kesantunan dan akhlakul karimah sebagai pedoman hidup,” ujarnya dalam sambutan.

Menurut Khofifah, dakwah Sunan Ampel tidak hanya menekankan ibadah ritual, tetapi juga pembentukan karakter dan tatanan sosial yang berkeadaban. Salah satu ajaran yang dikenal luas adalah prinsip Moh Limo, yakni menjauhi lima perbuatan tercela: berjudi (moh main), mabuk (moh ngombe), mencuri (moh maling), menggunakan narkoba (moh madat), dan berzina (moh madon).

Nilai tersebut, kata dia, relevan dalam kehidupan sehari-hari, baik bagi pemimpin, aparatur negara, maupun masyarakat umum.

“Semoga langkah, pikiran, dan hati kita selaras dengan teladan Sunan Ampel,” katanya.

Haul ke-549 ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan nilai moral di tengah tantangan sosial yang terus berkembang. Ribuan jamaah dari berbagai daerah di Jawa Timur memadati area makam untuk mengikuti doa, dzikir, dan tahlil bersama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh masyarakat dan keluarga besar Sunan Ampel. Di akhir acara, Khofifah mendoakan keberkahan bagi masyarakat Jawa Timur dan Indonesia.

“Semoga membawa keberkahan bagi Jawa Timur dan Indonesia,” ucapnya.

Peringatan haul tahunan Sunan Ampel selama ini menjadi salah satu agenda keagamaan besar di Surabaya, sekaligus pengingat kuatnya jejak sejarah Islam di Jawa Timur. (FRI)

No More Posts Available.

No more pages to load.