Korban Hilang Banjir Bandang Jember Ditemukan Meninggal

oleh -334 Dilihat
oleh
Petugas gabungan berhasil menemukan korban hanyut saat terjadi banjir di Jember. (Foto: Tagana Jember/Ist)

KILASJATIM.COM, Jember – Korban yang terseret banjir bandang di Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Jawa Timur, akhirnya ditemukan. Abdul Wahid (52) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di aliran Sungai Bedadung, Desa Puger Wetan.

Abdul Wahid diketahui merupakan staf Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Panti sekaligus mantan Sekretaris Desa Pakis. Korban terseret arus saat banjir bandang menerjang rumahnya pada Senin (2/2) malam.

Kepala BPBD Jember Edi Budi Susilo mengatakan, jenazah pertama kali ditemukan nelayan di wilayah Puger. Tim SAR gabungan kemudian melakukan evakuasi dan membawa korban ke rumah duka di Desa Pakis untuk dimakamkan.

“Korban ditemukan di aliran Sungai Bedadung yang mengarah ke muara Puger. Evakuasi dilakukan oleh Polairud bersama relawan,” ujar Edi saat dikonfirmasi, Rabu (4/2/2026).

Banjir bandang tersebut menerjang dua kecamatan, yakni Panti dan Rambipuji. Data sementara mencatat 38 rumah terdampak, dengan empat rumah mengalami kerusakan ringan.

BPBD Jember bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) masih melakukan pembersihan sisa material banjir di permukiman warga dan sejumlah titik infrastruktur. Alat berat dari Dinas PUPR juga diterjunkan untuk membersihkan tumpukan bambu yang menyumbat aliran air di Jembatan Tembelang, Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji.

Penanganan darurat turut melibatkan sejumlah OPD. Dinas Sosial menyiapkan dapur mandiri dengan 300 nasi bungkus untuk warga terdampak dan petugas di lapangan. Sementara Dinas Kesehatan membuka layanan pemeriksaan dan pengobatan di Polindes serta Balai Desa.

BPBD Jember mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras di wilayah hulu Sungai Badean. Hal ini menyusul peringatan dini BMKG terkait potensi cuaca ekstrem.

“Periode 1–10 Februari 2026 berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor di Jember,” pungkas Edi. (cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.