Surabaya Sambut Imlek 2026 dengan Memasang Pernik Ornamen Kuda Api

oleh -542 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Surabaya – Kota Surabaya bersolek jelang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili 2026. Melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), pemkot memasang dekorasi bertema Kuda Api di sejumlah titik strategis, dengan pusat utama di kawasan Balai Kota Surabaya dan Alun-Alun Surabaya.

Kepala DLH Surabaya, Dedik Irianto, menyebut pemasangan ornamen Imlek bukan sekadar memperindah ruang publik, tetapi juga menjadi simbol penguatan nilai toleransi di Kota Pahlawan.

“Dekorasi Imlek ini merupakan bentuk nyata toleransi. Surabaya dihuni masyarakat dengan latar belakang beragam yang hidup berdampingan secara harmonis,” kata Dedik, Selasa (3/2/2026).

Pemkot Surabaya secara rutin menghadirkan dekorasi tematik pada setiap perayaan hari besar keagamaan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun identitas Surabaya sebagai kota yang menjunjung tinggi keberagaman.

Warga memanfaatkan pernik ornamen imlek di Alun Alun Surabaya untuk berswafoto. (Foto: Dok Diskominfo Surabaya) Menariknya, dekorasi Imlek tahun ini mengusung konsep ramah lingkungan. DLH memanfaatkan material daur ulang dari stok yang telah tersedia untuk menekan anggaran tanpa mengurangi nilai estetika.

Selain ruang publik, pemkot juga mendorong pusat perbelanjaan ikut memasang dekorasi serupa. Surat edaran telah disampaikan kepada pengelola mal agar nuansa Imlek terasa merata di berbagai sudut kota.

Sekretaris DLH Surabaya, Maria Agustin Yuristina, menyampaikan seluruh dekorasi dirancang sesuai tema shio tahun berjalan. Saat ini, ornamen Imlek telah menghiasi kawasan Balai Pemuda hingga halaman Balai Kota.

“Dekorasi direncanakan tetap terpasang hingga memasuki minggu pertama Ramadan,” ujar Maria.

Antusiasme warga terlihat cukup tinggi. Banyak masyarakat memanfaatkan area dekorasi sebagai lokasi swafoto dan ruang interaksi publik.

Melihat respons positif tersebut, Pemkot Surabaya berencana menghadirkan konsep dekorasi yang lebih estetik pada momen Ramadan dan Idul Fitri 2026. Upaya ini diharapkan tak hanya memperindah kota, tetapi juga memperkuat citra Surabaya sebagai kota inklusif dan toleran.(cit) 

No More Posts Available.

No more pages to load.