Deretan Pemain Timnas Indonesia yang Masih Bertahan di Liga Elite Eropa

oleh -1326 Dilihat
Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes di laga tandang Sassuolo Serie A musim 2025/2026. (Foto: X/@SassuoloUS)

KILASJATIM.COM, Jakarta – Di tengah eksodus pemain-pemain naturalisasi yang memilih melanjutkan karier di kompetisi domestik BRI Super League, Timnas Indonesia masih menyimpan sejumlah amunisi yang mampu bertahan dan bersaing di liga-liga elite Eropa. Beberapa nama yang sebelumnya berkarier di luar negeri kini memilih pulang ke Tanah Air, seperti Shayne Pattynama yang bergabung dengan Persija Jakarta serta Dion Markx yang memperkuat Persib Bandung.

Kepulangan mereka menambah daftar panjang pemain Skuad Garuda yang berkarier di Indonesia. Namun, di saat yang sama, masih ada sejumlah pilar Timnas Indonesia yang konsisten bermain di kompetisi papan atas Eropa dan menjadi tulang punggung klub masing-masing.

Melansir berbagai sumber, berikut daftar pemain Timnas Indonesia yang hingga kini masih bertahan di liga elite Eropa.

1. Jay Idzes
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi salah satu pemain yang mampu menjaga konsistensinya di Eropa. Bek berusia 25 tahun itu masih dipercaya sebagai pilihan utama di lini pertahanan klub Serie A, Sassuolo.

Sepanjang musim 2025/2026, Jay Idzes telah mencatatkan 21 penampilan dan seluruhnya dimainkan sebagai starter. Catatan tersebut menjadi bukti bahwa bek keturunan Indonesia-Belanda ini masih mampu bersaing di kasta tertinggi sepak bola Italia.

2. Emil Audero
Selain Jay Idzes, Timnas Indonesia juga memiliki wakil lain di Serie A, yakni Emil Audero. Kiper kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, tersebut kini menjadi penjaga gawang utama Cremonese.

Sejak bergabung pada awal musim 2025/2026, Emil Audero langsung mengamankan posisi nomor satu. Hingga saat ini, kiper berusia 29 tahun itu telah mencatatkan 19 penampilan di Serie A.

Baca Juga :  Petani Gunungkidul Terima Jatah 30.500 Ton Pupuk Bersubsidi, Terbesar di DIY

3. Kevin Diks
Timnas Indonesia juga memiliki perwakilan di Bundesliga Jerman melalui Kevin Diks. Bek berusia 29 tahun itu menjadi salah satu amunisi andalan Borussia Monchengladbach sejak didatangkan pada awal musim 2025/2026.

Hingga kini, Kevin Diks telah tampil setidaknya dalam 21 pertandingan di berbagai ajang, termasuk Bundesliga dan DFB-Pokal. Menariknya, pemain kelahiran Belanda tersebut juga mampu menyumbangkan tiga gol.

4. Calvin Verdonk
Bek kiri andalan Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, tengah menghadapi tantangan baru di kasta tertinggi Liga Prancis. Bergabung bersama LOSC Lille membuatnya harus berjuang ekstra untuk mendapatkan tempat utama.

Sejauh musim ini berjalan, Verdonk telah mencatatkan 14 penampilan di berbagai kompetisi. Namun di ajang Ligue 1, bek berusia 28 tahun itu baru tiga kali dipercaya tampil sebagai starter dari total tujuh pertandingan.

5. Dean James
Dean James menjadi salah satu pemain Timnas Indonesia yang tampil paling konsisten di kasta tertinggi Liga Belanda. Bek kiri berusia 25 tahun itu belum tergantikan di sektor pertahanan Go Ahead Eagles.

Total, Dean James telah mengukir 27 penampilan di semua kompetisi, mulai dari Eredivisie, Liga Europa, hingga KNVB Beker.

6. Justin Hubner
Setelah bertahun-tahun menghadapi situasi tidak menentu di Inggris bersama Wolverhampton Wanderers, Justin Hubner akhirnya mendapatkan angin segar dengan kembali ke Liga Belanda dan bergabung bersama Fortuna Sittard.

Meski belum sepenuhnya menjadi pilihan utama, Hubner telah mencatatkan 13 penampilan di Eredivisie musim ini. Dari jumlah tersebut, empat laga dijalaninya sebagai starter.

7. Miliano Jonathans
Miliano Jonathans sempat kesulitan mendapatkan menit bermain bersama FC Utrecht. Winger Timnas Indonesia itu kemudian memilih hengkang pada pertengahan musim dan bergabung dengan Excelsior Rotterdam.

Baca Juga :  Petugas Karantina Gagalkan Pengiriman Ilegal 40 Ayam Kampung di Pelabuhan Ketapang

Keputusan tersebut mulai membuahkan hasil. Pemain berusia 21 tahun itu kini telah mencatatkan tiga penampilan di Eredivisie musim 2025/2026 setelah sebelumnya lebih sering menghuni bangku cadangan.

Keberadaan para pemain ini menjadi bukti bahwa Timnas Indonesia masih memiliki wakil yang mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa, sekaligus menjadi modal penting bagi kekuatan Skuad Garuda ke depan.(dra)

No More Posts Available.

No more pages to load.