KILASJATIM.COM, Jakarta – inDrive, aplikasi transportasi online yang menjadi pilihan banyak pengguna di Indonesia, resmi meluncurkan inDrive Ads, sebuah platform periklanan terbaru yang dirancang untuk mendukung pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Inisiatif ini juga bertujuan menjaga layanan tetap terjangkau bagi pengguna serta mempertahankan komisi yang rendah bagi para pengemudi.
Saat ini, inDrive Ads telah hadir di 20 negara utama dan menjangkau sebagian besar basis pengguna aktif bulanan inDrive. Sepanjang tahun ini, perusahaan menargetkan ekspansi layanan tersebut ke seluruh negara tempat inDrive beroperasi. Kehadiran inDrive Ads diharapkan mampu memperkuat ekosistem platform melalui sumber pendapatan baru, sehingga perusahaan dapat mempertahankan tingkat komisi (take rate) yang termasuk paling rendah di industri ride-hailing Indonesia.
Communication Manager inDrive, Wahyu Ramadhan, menjelaskan bahwa peluncuran inDrive Ads merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. “Produk ini merupakan upaya kami untuk mendukung ekosistem bisnis berkelanjutan. Sebagian ruang iklan juga akan dialokasikan untuk program-program sosial dan inisiatif komunitas internal inDrive agar dapat menjangkau audiens yang lebih luas dengan biaya minimal,” ujarnya, dalam rilisnya, Rabu, 28/1/2026.
Wahyu menambahkan, respons pasar terhadap inDrive Ads terbilang positif. Permintaan dari pengiklan tercatat tumbuh hingga dua kali lipat setiap bulan. Uji coba awal juga menunjukkan minat berulang yang kuat dari berbagai brand, termasuk dari sektor e-commerce, fashion, ritel, perbankan, hingga layanan keuangan.
Melalui inDrive Ads, inDrive juga berperan sebagai penghubung antara perusahaan fintech dan pengguna dalam penyaluran layanan keuangan. Di Kolombia, fintech Monet telah menyalurkan lebih dari 1.200 pinjaman tunai kepada pengguna melalui platform inDrive. Sementara di Filipina, Skyro telah menyalurkan lebih dari 200 pinjaman, dan di Meksiko kerja sama serupa telah menjangkau ratusan pengguna.
Iklan inDrive Ads akan ditampilkan di berbagai halaman utama aplikasi, mulai dari beranda, proses pemesanan perjalanan, hingga setelah perjalanan selesai. Iklan hadir dalam format banner multidimensi dengan tampilan grafis dan animasi, serta dilengkapi sistem pengukuran performa yang transparan sehingga pengiklan dapat memantau efektivitas kampanye secara real time.
Founder & CEO inDrive, Arsen Tomsky, menilai diversifikasi bisnis melalui lini iklan merupakan langkah strategis. “Diversifikasi bisnis melalui lini bermargin tinggi seperti iklan memberi kami fleksibilitas lebih besar untuk terus menghadirkan layanan yang terjangkau dalam skala luas,” kata dia.
Senada, Chief Growth Business Officer inDrive, Andries Smit, menegaskan bahwa prinsip keadilan dan akses tetap menjadi fondasi pengembangan produk perusahaan. “Seiring pertumbuhan SuperApp inDrive, kami ingin menciptakan lebih banyak peluang bagi masyarakat dan brand untuk berpartisipasi secara setara, dengan prinsip yang sama seperti yang membedakan platform kami selama ini,” ujarnya.
Dengan lebih dari 8 miliar transaksi yang telah difasilitasi dan operasi di 48 negara, inDrive terus berevolusi menjadi SuperApp yang berfokus pada nilai keadilan, peluang, dan pemenuhan kebutuhan nyata masyarakat.(den)


