Kapolres Situbondo Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Banjir Bandang

oleh -647 Dilihat
Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie bersama Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo, Ny. Lana Bayu AS saat membagi sembako kepada warga terdampak banjir bandang di Desa Lubawang dan Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur. Selasa (27/1/2026) (Foto Humas Polres).

KILASJATIM.COM, Situbondo – Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, bersama Ketua Bhayangkari Cabang Situbondo, Ny. Lana Bayu AS, menyalurkan bantuan paket sembako kepada warga terdampak banjir bandang yang terjadi pada Rabu (21/1/2026).

Bantuan disalurkan langsung ke Desa Lubawang dan Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur, pada Selasa (27/1/2026), sekaligus untuk melihat secara langsung kondisi warga pascabanjir.

“Kami menyalurkan bantuan paket sembako sekaligus melihat kondisi warga terdampak banjir bandang di Desa Lubawang dan Desa Kalianget, Kecamatan Banyuglugur,” ujar AKBP Bayu.

Selain menyalurkan bantuan sembako, pihak kepolisian juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat penanganan dampak banjir. Koordinasi dilakukan bersama TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta unsur terkait lainnya.

“Kami berkoordinasi dengan instansi terkait seperti TNI, BPBD, Dinas Sosial, PUPR, dan unsur terkait lainnya dalam rangka penanganan pascabanjir,” bebernya.

Kapolres menyebutkan, bantuan sosial terhadap warga terdampak akan terus bergulir mengingat jumlah warga yang terdampak cukup besar. Tercatat sebanyak 7.435 warga terdampak banjir bandang yang melanda Situbondo pada Rabu (21/1/2026).

Ribuan warga tersebut tersebar di enam kecamatan, yakni Kendit, Bungatan, Mlandingan, Besuki, Jatibanteng, dan Banyuglugur.

“Bantuan terus kami distribusikan. Kami juga menerjunkan personel untuk ikut membantu dalam rangka pemulihan pascabanjir di beberapa lokasi,” imbuh AKBP Bayu.

Dengan sinergi lintas instansi, diharapkan proses pemulihan pascabanjir dapat berjalan lebih cepat sehingga aktivitas warga dapat kembali normal.(wan)

Baca Juga :  Pelabelan BPA: BPOM Dihimbau Lakukan Penelitian Ilmiah Lebih Komprehensif

No More Posts Available.

No more pages to load.