Gempa Pacitan M 5,5, Layanan Kereta Sempat Dihentikan Sementara

oleh -558 Dilihat
oleh
Salah satu kereta api armada KAI melintas. (Foto: KAI)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 yang mengguncang Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026) pagi, sempat membuat PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberlakukan Berhenti Luar Biasa (BLB) pada sejumlah perjalanan. KAI memastikan seluruh layanan kereta kini kembali beroperasi normal setelah jalur dan jembatan dinyatakan aman.

Gempa terjadi pukul 08.20 WIB dengan pusat gempa berada di darat pada kedalaman 105 kilometer, sekitar 23–25 kilometer timur laut Pacitan, berdasarkan data BMKG.

Saat getaran dirasakan, KAI langsung menghentikan sementara perjalanan kereta di wilayah terdampak untuk melakukan pemeriksaan keselamatan.

“Begitu gempa dirasakan, kami langsung menerapkan BLB dan memastikan memastikan prasarana benar-benar aman sebelum perjalanan dilanjutkan,” ujar VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, dalam keterangan tertulis.

Di wilayah Daop 6 Yogyakarta, koordinasi pemeriksaan lintas, jalur, dan jembatan dilakukan mulai pukul 08.21 WIB. Setelah dipastikan tidak ditemukan kerusakan, perjalanan kereta kembali diizinkan berjalan normal pada pukul 08.48 WIB.

Getaran juga dirasakan di wilayah Daop 7 Madiun dan Daop 8 Surabaya, termasuk lintas Malang. KAI melakukan pengamanan operasional situasional di wilayah tersebut. Berdasarkan pembaruan Daop 8 Surabaya, seluruh lintas dinyatakan aman dan kembali normal pada pukul 09.01 WIB.

KAI memastikan tidak ada pembatalan perjalanan akibat gempa. Keterlambatan yang terjadi bersifat sementara dan disesuaikan dengan proses pemeriksaan keselamatan.

“Kami memastikan seluruh pelanggan dalam kondisi aman. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” kata Anne.(cit)

Baca Juga :  KA Pandanwangi Kembali ke Jadwal Normal Mulai 1 Oktober 2025

No More Posts Available.

No more pages to load.