KILASJATIM.COM, Jakarta – Timnas Futsal Indonesia bersiap menghadapi Korea Selatan pada pertandingan pertama Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026. Laga yang dijadwalkan berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada Selasa, 27 Januari 2026, dipastikan akan berlangsung dengan atmosfer panas dan tensi tinggi.
Korea Selatan datang dengan ambisi membalas kekalahan dari dua pertemuan terakhir melawan Indonesia. Pada 2022, Timnas Garuda menang 6-2 di Yogyakarta, sementara pada 2025 menang 3-0 di CFA International, China.
Kali ini, Korea Selatan tampil dengan komposisi tim dan strategi berbeda. Raksasa Asia tersebut mengandalkan strategi Gyeonggi Connection, dengan mayoritas pemain berasal dari klub juara liga domestik, Gyeonggi LBFS. Shin Jong-hoon memimpin lini tengah dengan visi permainan tajam dan distribusi efektif, sementara target man Kim Gun-woo diprediksi menjadi ancaman fisik serius bagi pertahanan Indonesia.
Jelang turnamen kontinental yang digelar mulai pekan depan, pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan kesiapan timnya. Ia berjanji para pemain akan menampilkan performa terbaik demi mengharumkan nama bangsa di hadapan pendukung sendiri.
“Saya rasa pemain sudah siap untuk pertandingan di AFC. Kami berjanji akan memberikan penampilan terbaik. Kami tidak menjanjikan hasil, tapi yang pasti kami akan berjuang untuk logo Garuda dan negara ini,” ujar Hector.
Pelatih asal Spanyol ini menambahkan bahwa seluruh pemain telah menjalani latihan intensif. Sebagai tuan rumah, Hector berharap dukungan penuh dari pecinta futsal Indonesia hadir di arena pertandingan.
“Kami berharap kehadiran secara aktif dari pecinta futsal Indonesia. Caranya dengan hadir dan mendukung secara langsung di arena pertandingan,” tambahnya.
Senada dengan Hector, Ketua Umum Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Sianipar, menyerukan agar suporter memadati stadion. Michael berharap kehadiran penonton dapat menjadi “pemain keenam” yang memberikan tekanan ekstra kepada lawan.
“Secara statistik kita unggul, tapi Korea Selatan adalah tim dengan mentalitas petarung yang tidak akan menyerah sampai akhir. Saya menyerukan kepada suporter, energi kalian adalah senjata terbesar untuk mengamankan poin di laga krusial ini,” ujar Michael.
Indonesia tergabung di Grup A bersama Korea Selatan, Irak, dan Kirgiztan. Timnas Merah Putih wajib memenangkan setidaknya dua pertandingan di fase grup untuk melaju mulus ke putaran berikutnya.(iin)


