DPRD Bondowoso Soroti Minimnya Sarana Perpustakaan dan Kearsipan

oleh -643 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Penguatan sarana dan prasarana perpustakaan menjadi sorotan utama dalam rapat kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Bondowoso yang digelar di Kelurahan Curahdami. Rapat ini menegaskan pentingnya peran perpustakaan kelurahan sebagai ujung tombak peningkatan literasi masyarakat sekaligus pendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Bondowoso.

Anggota Komisi IV DPRD Bondowoso sekaligus Wakil Ketua Fraksi PKB, A. Mansur, menyampaikan bahwa pemerintah daerah perlu memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan fasilitas perpustakaan dan kearsipan. Menurutnya, membangun minat baca masyarakat tidak bisa dilepaskan dari ketersediaan sarana yang memadai serta inovasi yang mengikuti perkembangan digitalisasi.

“Bagaimana kita bisa membangun minat baca masyarakat jika sarana perpustakaan masih terbatas. Perpustakaan harus mulai bertransformasi mengikuti perkembangan digital agar tetap relevan dan diminati,” ujar Mansur. Senin (19/1/2026).

Ia juga menyoroti kondisi bidang kearsipan yang dinilai masih menghadapi tantangan serius, terutama terkait keterbatasan anggaran. Mansur mengingatkan agar kearsipan tidak hanya sebatas nama, namun benar-benar berfungsi optimal sebagai bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang akuntabel.

“Jangan sampai kearsipan hanya ada namanya, tapi tidak berbuat banyak karena minimnya anggaran. Padahal arsip adalah memori dan dasar perencanaan pembangunan ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, Lurah Curahdami, Kusnadi, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa inti dari rapat kerja tersebut adalah mendorong pengembangan minat baca melalui optimalisasi perpustakaan kelurahan. Ia menilai perpustakaan kelurahan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi masyarakat di tingkat bawah.

“Pengembangan perpustakaan kelurahan merupakan salah satu upaya konkret untuk meningkatkan kualitas IPM di Bondowoso. Perpustakaan tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi pusat pembelajaran dan literasi masyarakat,” jelas Kusnadi.

Baca Juga :  Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo Bahas Digitalisasi Layanan dan Perizinan

Melalui rapat kerja ini, diharapkan terbangun sinergi yang kuat antara DPRD, pemerintah daerah, dan pemerintah kelurahan dalam memperkuat sarana prasarana perpustakaan dan kearsipan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.