KAI Commuter Siap Perpanjang Layanan Commuter Line Supas hingga Probolinggo

oleh -930 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Perkembangan sektor perkeretaapian di Indonesia terus menunjukkan peningkatan, baik dari sisi sarana maupun prasarana. Kemajuan ini tidak terlepas dari peran pemerintah dalam mendukung KAI Grup sebagai transportasi publik berbasis rel guna menunjang mobilisasi masyarakat di kawasan aglomerasi.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan sejak mengoperasikan layanan Commuter Line di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya pada 2022, KAI Commuter berkomitmen terus mendukung pengembangan layanan perkeretaapian, khususnya di kawasan Surabaya Raya.

“Dengan adanya penambahan lintas layanan ini, kami berharap dapat mendorong perekonomian masyarakat di wilayah Jawa Timur,” ujar Karina di Surabaya, Jumat (16/1/2026).

Saat ini, rata-rata volume pengguna Commuter Line Supas mencapai 4.417 orang per hari atau sekitar 130–140 ribu orang per bulan. Karina menilai, rencana perpanjangan lintas layanan menuju Kota Probolinggo berpotensi meningkatkan okupansi layanan tersebut secara signifikan.

Untuk merealisasikan pengembangan tersebut, KAI Commuter tengah melakukan pembahasan intensif dengan berbagai pihak terkait mengenai rencana pemanjangan lintas pelayanan Commuter Line Supas menuju Probolinggo. Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan jangkauan layanan KA Lokal PSO (Public Service Obligation) yang saat ini berakhir di Stasiun Pasuruan.

“Lintas pelayanan Commuter Line akan diperpanjang hingga Stasiun Probolinggo, dengan jarak tempuh yang semula 63 kilometer menjadi 101 kilometer,” jelas Karina.

Dengan perpanjangan ini, relasi layanan yang sebelumnya Surabaya–Pasuruan akan menjadi Surabaya–Pasuruan–Probolinggo. Rencana tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, mendukung sektor pariwisata, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di Jawa Timur.

Berdasarkan hasil survei KAI Commuter, rencana perpanjangan layanan ini mendapat respons sangat positif dari masyarakat. Tingkat minat masyarakat Probolinggo untuk menggunakan layanan Commuter Line tercatat mencapai 100 persen, dengan potensi akuisisi pengguna di Stasiun Probolinggo diperkirakan sekitar 304 orang per hari.

Baca Juga :  PLTM Bayu Beroperasi, Suplai Energi Hijau di Jawa Timur Capai 59,15 MW

“Stasiun Probolinggo dinilai memiliki potensi tertinggi karena lokasinya yang strategis di pusat kota, dekat kawasan industri, perkantoran, sekolah, serta destinasi wisata,” tambah Karina.

Dari sisi prasarana, Stasiun Probolinggo saat ini memiliki empat jalur pelayanan dan dua jalur stabling. KAI Commuter juga merencanakan sejumlah peningkatan fasilitas penunjang, seperti penambahan kanopi peron, perluasan ruang tunggu, serta penambahan petugas operasional di bidang loket, pengamanan, dan kebersihan guna memastikan pelayanan prima bagi pengguna.

“KAI Commuter berharap perpanjangan layanan ini dapat segera terwujud sebagai solusi transportasi publik yang efisien dan terintegrasi bagi masyarakat Jawa Timur,” tuturnya.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan menyatakan dukungannya terhadap rencana perpanjangan layanan Commuter Line Supas menuju Probolinggo. Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api DJKA, Arif Anwar, menegaskan pihaknya terus mengawal proses persiapan operasional layanan tersebut.

“Saat ini kami terus mengawal proses persiapan operasional KA ini agar dapat dioperasikan sesuai target,” kata Arif.

DJKA juga telah berkoordinasi dengan KAI Commuter selaku operator untuk memastikan pemenuhan seluruh kelengkapan pelayanan penumpang sesuai ketentuan yang berlaku. Pemantauan langsung di lapangan akan dilakukan sebelum mendorong pengajuan izin operasi.

Untuk menjaga tarif tetap terjangkau bagi masyarakat, DJKA akan memberikan subsidi PSO pada layanan Commuter Line Supas. Selain itu, DJKA bersama KAI Commuter akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Probolinggo guna mewujudkan integrasi transportasi lokal sebagai moda lanjutan menuju pusat kota dan kawasan wisata.

“Kami mohon dukungan semua pihak agar seluruh proses persiapan operasional ini berjalan lancar sehingga layanan KA ini dapat segera dinikmati masyarakat yang bepergian dari Surabaya ke Probolinggo maupun sebaliknya,” tutup Arif.(ara)

No More Posts Available.

No more pages to load.