Mahasiswa Ubaya Kembangkan Alat Uji Kemurnian BBM Berbasis IoT

oleh -670 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Tiga mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Surabaya (Ubaya) menciptakan prototipe alat penguji kemurnian bahan bakar minyak (BBM) berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu menampilkan hasil pengukuran secara real-time lengkap dengan pelacakan lokasi.

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Evan Nugroho, Christabel Audrey Theresya, dan Michael Ong. Inovasi yang diberi nama VeriFuel ini dirancang untuk menjawab keresahan konsumen terkait dugaan penurunan kualitas BBM di pasaran. “Ide untuk menciptakan alat ini bermula dari kekhawatiran konsumen terhadap kualitas BBM. Selama ini belum ada metode verifikasi yang bersifat preventif, sehingga diperlukan mekanisme pengecekan yang independen seperti VeriFuel,” ujar Christabel.

VeriFuel bekerja dengan memanfaatkan dua indikator utama, yakni sensor gas dan sensor suhu. Hasil pengukuran ditampilkan secara langsung melalui layar OLED pada perangkat, serta terhubung ke aplikasi khusus yang dapat diakses oleh petugas maupun konsumen.

Proses pengujiannya relatif sederhana. Petugas hanya perlu menyalakan perangkat, kemudian mengisi tabung di bagian bawah alat dengan BBM sebanyak 350 hingga 450 mililiter. Setelah tabung ditutup, sensor akan bekerja optimal dan dalam waktu sekitar 10 detik hasil pengukuran akan muncul dengan indikator normal atau tidak normal.

Karena terhubung dengan jaringan Wi-Fi, data pengukuran otomatis dikirim ke aplikasi petugas dan diunggah lengkap dengan informasi waktu serta lokasi akurat berbasis Global Positioning System (GPS). Konsumen pun dapat memantau hasil pengujian tersebut secara real-time melalui aplikasi pengguna.

Perangkat VeriFuel menggunakan baterai isi ulang dan dirancang dengan ukuran ergonomis sehingga mudah dibawa serta dioperasikan di berbagai lokasi. “VeriFuel merupakan bentuk pemberdayaan konsumen dengan menggeser metode pengawasan dari reaktif menjadi preventif, sebelum BBM masuk ke tangki kendaraan. Dengan cara ini, potensi kerusakan teknis dan kerugian finansial bisa dihindari,” jelas Christabel. Atas inovasi tersebut, tim mahasiswa Teknik Elektro Ubaya berhasil meraih Juara Tiga pada ajang Internet of Things Nasional Electro Champion 2025.(tok)

No More Posts Available.

No more pages to load.