Pertolongan Pertama jadi Kunci Selamatkan Korban Laka Lantas

oleh -576 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Meski angka kecelakaan lalu lintas menurun, jumlah korban justru meningkat. Kondisi ini mendorong Trauma Center Rumah Sakit Ubaya membekali masyarakat dengan pengetahuan dasar pertolongan pertama bagi korban kecelakaan di lokasi kejadian.

Dokter Emergency Medicine Trauma Center RS Ubaya, dr. Abraham Sebastian, menyampaikan tips pertolongan pertama di Ruang Diklat RS Ubaya, Rabu (14/1/2026). Ia menekankan bahwa tindakan awal masyarakat sangat menentukan keselamatan korban sebelum tenaga medis tiba. “Penolong harus memastikan dirinya aman terlebih dahulu. Jangan sampai niat menolong justru menambah jumlah korban,” terang dr. Abraham.

Ia menjelaskan, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengamankan lokasi kejadian, misalnya menghentikan arus lalu lintas bila korban berada di tengah jalan. Penolong juga disarankan menggunakan sarung tangan atau pelindung saat bersentuhan dengan darah korban. Langkah berikutnya adalah segera memanggil bantuan medis melalui SPGDT RS Ubaya di nomor 031-9211500 atau layanan darurat 112 milik Pemkot Surabaya.

Saat menghubungi ambulans, penolong perlu menyampaikan informasi penting seperti jumlah korban, lokasi kejadian, perkiraan usia, jenis cedera, dan tingkat kesadaran korban. “Tindakan yang sering keliru adalah memindahkan korban atau memberi minum. Padahal, hal itu berisiko memperparah cedera, terutama pada tulang belakang dan leher,” jelasnya.

Jika korban mengalami perdarahan, dr. Abraham menyarankan melakukan balut tekan tepat pada sumber perdarahan untuk mengurangi aliran darah. Apabila perdarahan tidak dapat dikendalikan, penolong dapat memasang penekanan di atas sumber perdarahan.

Sementara itu, jika korban tidak sadar, penolong perlu mengecek respons dengan memanggil dan menepuk bahu korban. Bila tidak ada respons dan pernapasan tidak normal, masyarakat diperbolehkan melakukan resusitasi jantung paru (RJP). “Setelah ambulans tiba, penolong wajib menjelaskan seluruh tindakan yang sudah dilakukan. Informasi ini penting bagi tim medis untuk melanjutkan penanganan,” tambahnya.

Baca Juga :  inDrive Resmikan Driver Lounge Pertama di Manado, Dukung Kenyamanan dan Kesejahteraan Pengemudi

Dr. Abraham juga menjelaskan bahwa Trauma Center merupakan pusat penanganan cedera yang mampu melayani operasi darurat atau operasi cito oleh dokter spesialis dan subspesialis yang siaga setiap saat. “Dengan adanya trauma center, penanganan bisa dilakukan cepat dan terpadu. Dokter spesialis dan subspesialis harus siap ketika tindakan darurat diperlukan untuk menyelamatkan nyawa pasien,” tegas dr. Abraham.

Trauma Center RS Ubaya menjadi salah satu layanan unggulan yang menangani berbagai kasus kegawatdaruratan akibat trauma, mulai dari kecelakaan lalu lintas, kecelakaan kerja, jatuh, hingga cedera olahraga dan kekerasan. Layanan ini didukung tim medis multidisiplin serta fasilitas diagnostik dan tindakan yang siap 24 jam, termasuk CT Scan, MRI, laboratorium, kamar operasi, dan layanan intensif.(tok)

No More Posts Available.

No more pages to load.