RSUD Eka Candrarini Catat Kinerja Positif Sepanjang 2025

oleh -933 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Eka Candrarini mencatatkan kinerja positif pada tahun 2025, yang merupakan periode pertama operasional rumah sakit tersebut. Sepanjang tahun 2025, tingkat kunjungan pasien menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.

Berdasarkan data rumah sakit, jumlah kunjungan pasien sepanjang 2025 mencapai 61.614 pasien, dengan rata-rata pertumbuhan kunjungan sekitar 13 persen setiap bulan. Dari jumlah tersebut, kunjungan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD) tercatat sebanyak 11.506 pasien, sementara layanan rawat jalan melayani 46.500 pasien, dan rawat inap sebanyak 3.608 pasien.

Direktur RSUD Eka Candrarini, dr. Listyorini Rarasingtyas, mengatakan meningkatnya jumlah kunjungan pasien mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang diberikan rumah sakit.

“Pertumbuhan jumlah kunjungan pasien menunjukkan tren yang positif. Ini artinya kepercayaan masyarakat terhadap layanan RSUD Eka Candrarini juga terus meningkat,” ujarnya.

Selain peningkatan jumlah pasien, RSUD Eka Candrarini juga mencatat pengembangan layanan kesehatan sepanjang 2025. Pada triwulan akhir tahun lalu, rumah sakit ini menambah beberapa layanan baru, di antaranya klinik gizi, klinik HIV AIDS, serta klinik psikologi.

Memasuki tahun 2026, RSUD Eka Candrarini berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan cakupan layanan kesehatan. Sejumlah layanan baru direncanakan akan dibuka, antara lain klinik bedah mulut, klinik BTKV, layanan hemodialisa dewasa, serta Laboratorium Patologi Anatomi dan Mikrobiologi Klinik. Selain itu, rumah sakit juga akan membuka layanan stroke unit.

“Tahun 2026 ini, beberapa layanan kesehatan akan dibuka. Harapannya dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Surabaya terhadap layanan kesehatan,” terang Listyorini.

Dengan pengembangan layanan tersebut, RSUD Eka Candrarini berharap dapat semakin berperan dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat serta memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah.(den)

Baca Juga :  Warga Surabaya Cemas Isu Mafia Skincare Etiket Biru

No More Posts Available.

No more pages to load.