Pemberdayaan Masyarakat Desa Gading Watu Melalui Teknologi Pencacah Plastik Tepat Guna Kelola Limbah Berkelanjutan

oleh -413 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Telkom University Kampus Surabaya melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di RT 02 RW 04 Desa Gading Watu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, dengan fokus pada penerapan teknolo
Program ini dipimpin oleh Dr. Benazir Imam Arif Muttaqin, S.T., M.T., bersama dosen anggota tim Dr. Pratya Poeri Suryadhini, S.T., M.T., dan Agoes Windarto, S.T., M.M., serta didukung oleh lima mahasiswa Telkom University Surabaya dalam kegiatan pendampingan lapangan.

Masyarakat Desa Gading Watu yang terdiri dari 58 KK menghasilkan potensi sampah botol plastik cukup besar setiap harinya. Selama ini sebagian warga telah melakukan pemilahan botol plastik untuk dijual, namun nilai ekonominya masih rendah jika dijual dalam bentuk utuh. Kondisi ini mendorong perlunya solusi pengelolaan limbah yang mampu memberikan manfaat lebih baik secara ekonomi sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.

Melalui program ini, tim PkM menghadirkan alat pencacah botol plastik yang dirancang sesuai kebutuhan warga yaitu dengan kapasitas 10–20 kg/jam, hemat energi, aman, dan mudah dioperasikan. Teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual limbah karena hasil cacahan plastik dapat dihargai dua hingga tiga kali lipat dibanding bentuk botol utuh.

Kegiatan ini juga dilengkapi penyuluhan kesadaran lingkungan serta pelatihan operasional alat yang difasilitasi oleh Yayasan Lestari Bumi Kota Surabaya sebagai mitra lapangan bersama Ir. Adi Candra, S.Si., M.Si. Warga dilibatkan langsung dalam uji coba alat, pembentukan kelompok pengelola sampah, serta pemanfaatan hasil cacahan sebagai peluang usaha berbasis ekonomi sirkular.

Ke depannya, hasil cacahan akan dikembangkan menjadi produk bernilai tambah seperti eco-brick paving block yang dapat digunakan untuk infrastruktur desa maupun produk kerajinan, sehingga manfaatnya tidak hanya bagi kebersihan lingkungan, tetapi juga bagi pertumbuhan ekonomi lokal melalui peluang kerja baru.

Baca Juga :  Antusiasme Berkobar, SMA Labschool Unesa 1 Selenggarakan Gebyar P5 dan Inovasi Kewirausahaan

Pelaksanaan program dilakukan melalui tiga tahapan utama:
1. Identifikasi kebutuhan dan survei lokasi
2. Penyediaan teknologi dan pendampingan masyarakat
3. Evaluasi capaian dan monitoring keberlanjutan
Tahapan ini dilakukan secara kolaboratif antara tim dosen, mahasiswa, mitra lingkungan, dan masyarakat sasaran.
PkM ini sepenuhnya sejalan dengan Roadmap Kelompok Keahlian Industrial Engineering and Business Innovation (IEBI) dalam tahap implementasi teknologi cerdas di masyarakat, serta mendukung SDGs 12 (Responsible, Consumption and Production) dan SDGs 13 (Climate Action).

Melalui inovasi teknologi tepat guna ini, Telkom University Surabaya berharap Desa Gading Watu menjadi model pengelolaan sampah plastik berbasis komunitas yang dapat direplikasi di wilayah lain di Indonesia, menuju desa yang bersih, mandiri, dan produktif.. (nov)

No More Posts Available.

No more pages to load.