KILASJATIM.COM, Surabaya – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan prakiraan cuaca maritim di wilayah Jawa Timur pada Jumat (2/1/2026). Prakiraan tersebut berlaku selama 24 jam ke depan dan menjadi acuan bagi pelaku aktivitas pelayaran serta masyarakat pesisir.
Berdasarkan hasil pengamatan BMKG, kondisi cuaca maritim di sejumlah perairan Jawa Timur bervariasi dengan potensi hujan ringan hingga berawan tebal, disertai kecepatan angin dan tinggi gelombang yang perlu diwaspadai.
Di wilayah Laut Jawa bagian timur, cuaca diprakirakan hujan ringan. Angin dominan bertiup dari arah barat dengan kecepatan maksimal mencapai 28 knot atau sekitar 52 kilometer per jam. Sementara tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0,8 hingga 1,8 meter.
Untuk wilayah Selat Madura, BMKG memprakirakan kondisi cuaca berawan tebal. Angin dominan berasal dari barat dengan kecepatan maksimal 25 knot atau sekitar 46 kilometer per jam. Tinggi gelombang di wilayah ini diperkirakan berkisar antara 0,5 hingga 1,1 meter.
Sementara itu, di wilayah Perairan Selatan Jawa Timur, cuaca diprediksi berawan tebal. Kecepatan angin dominan dari barat diperkirakan mencapai maksimal 23 knot atau sekitar 43 kilometer per jam. Tinggi gelombang di perairan selatan terpantau relatif lebih tinggi, yakni berkisar antara 1,3 hingga 2,7 meter.
BMKG mengimbau para nelayan, operator kapal, dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah perairan Jawa Timur untuk tetap waspada terhadap potensi peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang, terutama di perairan selatan.
Informasi lengkap dan pembaruan prakiraan cuaca maritim dapat diakses melalui laman resmi BMKG Maritim Tanjung Perak.(den)









