Jelang Tahun 2026, BULOG Jatim Sidak Pasar Pastikan Harga dan Stok Pangan Aman

oleh -633 Dilihat
BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan monitoring harga serta ketersediaan pangan di sejumlah pasar di Jawa Timur, Rabu, (31/12/2025). (Foto: Humas)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Perum BULOG Kantor Wilayah Jawa Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan monitoring harga serta ketersediaan pangan di sejumlah pasar di Jawa Timur, Rabu (31/12/2025). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga dan kecukupan stok bahan pokok menjelang pergantian Tahun Baru 2026.

Di wilayah Surabaya, pemantauan difokuskan di Pasar Tambahrejo, Pasar Soponyono, serta ritel modern Trans Icon. Sidak tersebut dilakukan secara terpadu bersama Tim Satgas Pangan Polda Jawa Timur, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, serta Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur.

Pemimpin Perum BULOG Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu A, mengatakan kegiatan monitoring ini merupakan langkah preventif untuk menjamin masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan sesuai ketentuan pemerintah.

“Kami turun langsung ke lapangan bersama Tim Satgas Pangan untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil dan berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Prioritas kami adalah menjamin ketersediaan stok hingga awal Tahun 2026 agar masyarakat tidak perlu khawatir,” ujar Langgeng saat pemantauan di Pasar Tambahrejo.

Hasil monitoring menunjukkan harga beras di Jawa Timur terpantau stabil dan masih berada di bawah HET. Beras medium rata-rata dijual di bawah Rp13.000 per kilogram, lebih rendah dari HET Rp13.500 per kilogram. Sementara itu, harga beras premium tercatat di bawah Rp14.000 per kilogram, juga berada di bawah HET Rp14.900 per kilogram.

Adapun beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) dijual sesuai ketentuan Badan Pangan Nasional dengan harga maksimal Rp12.500 per kilogram. Langgeng menilai, beras SPHP menjadi instrumen efektif dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi pangan di tingkat konsumen.

Baca Juga :  PDIP Resmi Pecat Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka, dan Bobby Nasution dari Keanggotaan Partai

“Keberadaan beras SPHP sangat membantu masyarakat karena harganya konsisten, terjangkau, dan mudah diakses,” jelasnya.

Namun demikian, dalam sidak tersebut tim menemukan adanya harga minyak goreng yang dijual di atas HET. Di beberapa pasar, harga minyak goreng tercatat mencapai Rp16.300 per liter, sementara HET yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.

Menanggapi temuan tersebut, Langgeng menegaskan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan evaluasi dan intervensi agar harga kembali sesuai ketentuan.

“Selisih harga minyak goreng ini akan kami tindak lanjuti bersama Dinas Perdagangan dan Satgas Pangan agar segera dilakukan langkah pengendalian,” tegasnya.

Secara umum, BULOG memastikan stok pangan di gudang-gudang BULOG Kanwil Jawa Timur dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga memasuki Tahun Baru 2026.(den)

No More Posts Available.

No more pages to load.