KILAJATIM.COM, Jakarta – Atlet renang putri Indonesia, Masniari Wolf, kembali mengharumkan nama Tanah Air di ajang SEA Games 2025. Ia sukses meraih medali emas nomor 50 meter gaya punggung putri dengan catatan waktu 28,80 detik, sekaligus menegaskan posisinya sebagai aset penting Indonesia di level internasional.
Prestasi tersebut memperpanjang dominasi Masniari di nomor andalannya. Ia tercatat meraih tiga medali emas beruntun sejak SEA Games Vietnam 2021 hingga Thailand 2025. Capaian itu menjadikan Masniari sebagai tulang punggung cabang olahraga renang Indonesia di kancah internasional.
Di balik prestasi gemilang tersebut, Masniari dikenal memiliki tekad kuat sejak usia dini. Konsistensi dan semangat juangnya menjadi kunci hingga mampu bertahan di puncak performa.
Masniari mulai menekuni olahraga renang sejak usia 11 tahun. Ia menjalani proses pembinaan dan latihan di Jerman, dengan perjalanan karier yang dimulai dari Wiesbaden hingga Frankfurt. Perenang berdarah Batak-Jerman itu sejak awal bercita-cita menembus prestasi dunia.
“Pada awalnya, saya berenang karena menyenangkan dan hanya dilakukan seminggu sekali. Kemudian saya mendapat tawaran untuk bergabung dengan tim dengan intensitas latihan yang lebih tinggi,” ujar Masniari Wolf, dikutip dari laman Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Minggu (28/12/2025).
Pada awalnya, atlet berusia 20 tahun tersebut sempat ragu menambah porsi latihan karena ingin menikmati renang tanpa tekanan. Namun setelah beberapa bulan, ia akhirnya memutuskan bergabung dan menjalani latihan dengan disiplin tinggi.
Sejak kecil, Masniari juga mempelajari berbagai gaya renang. Meski sempat ingin fokus pada gaya bebas, pelatih menilai potensi terbesarnya justru berada di gaya punggung (backstroke), yang kemudian menjadi nomor andalannya hingga saat ini.
Dengan torehan prestasi yang konsisten, Masniari Wolf diharapkan terus menjadi andalan Indonesia serta inspirasi bagi atlet-atlet muda Tanah Air di masa mendatang.(den)

