450 Nakes Siap Berangkat Pekan Ini ke Wilayah Terdampak di Aceh dan Sumatra

oleh -565 Dilihat
oleh
Foto: Dok/Ist-kilasjatim

KILASJATIM.COM, Jakarta – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto rencana pemberangkatan 600 tenaga kesehatan (nakes) ke wilayah terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan di tengah dampak banjir bandang dan longsor.

Dari total tersebut, 450 tenaga kesehatan dinyatakan siap diberangkatkan pada pekan ini. Para nakes yang dikerahkan terdiri atas dokter umum, dokter spesialis, dokter koas, dan perawat.

“Batch pertama 600 orang, dan 450 sudah siap diberangkatkan minggu ini,” kata Budi Gunadi saat Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Senin (15/12/2025), dikutip dari siaran resmi Sekretariat Presiden, Selasa (16/12/2025).

Budi menjelaskan, pengerahan tenaga kesehatan dari luar daerah dilakukan karena banyak tenaga medis setempat ikut terdampak bencana, sehingga kapasitas pelayanan kesehatan di wilayah terdampak menurun. Para relawan medis tersebut dipersiapkan untuk memberikan layanan kesehatan kepada pengungsi setidaknya selama tiga bulan.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo, termasuk saat rapat koordinasi penanganan bencana di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada 7 Desember 2025.

Tenaga kesehatan yang dikirim akan bertugas di rumah sakit, puskesmas, dan rumah sakit lapangan. Mereka dijadwalkan bekerja selama sekitar dua minggu, sebelum kemudian digantikan oleh tim berikutnya.

Menurut Budi, skema rotasi ini diterapkan untuk mencegah kelelahan fisik dan mental para tenaga medis yang bekerja di wilayah bencana.

Menjawab pertanyaan Presiden terkait asal para tenaga kesehatan, Budi menyebut relawan berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Kementerian Kesehatan membuka rekrutmen terbuka melalui jaringan organisasi profesi dan perguruan tinggi.

“Kami buka rekrutmen nasional. Banyak yang mendaftar, mulai dari dokter koas hingga dokter spesialis,” ujarnya.

Baca Juga :  Kemenhut Hentikan Sementara Pemanfaatan Kayu Bulat di Aceh dan Sumatera

Budi menambahkan, tidak sedikit dokter spesialis yang bersedia meninggalkan praktik sementara dan mengorbankan pendapatan demi membantu korban bencana.

Presiden Prabowo mengapresiasi partisipasi berbagai pihak, terutama perguruan tinggi dan organisasi kemasyarakatan, yang mengirimkan tenaga kesehatan secara sukarela untuk membantu penanganan bencana.

“Ini luar biasa. Terima kasih kepada semua perguruan tinggi dan organisasi yang mengirimkan tenaga kesehatan,” ujar Prabowo. (cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.