KILASJATIM.COM, Bondowoso — Suasana Lapas Kelas II B Bondowoso pada hari ini terasa berbeda. Ratusan peserta magang, pengasuh, dan warga binaan larut dalam lantunan sholawat dan pengajian Benning yang digelar bersamaan dengan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) magang profesi Universitas Ibrahimy.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bondowoso menyampaikan sambutan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah, Fathur Rozi ,Dalam sambutannya, Sekda memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan kegiatan yang dinilai bukan hanya bernilai akademis, tetapi juga sarat spiritualitas dan pembentukan karakter.
“Kegiatan ini bukan sekadar pengajian dan sholawat, namun menjadi momentum penting untuk meneguhkan ilmu, memperkuat spiritualitas, dan membangun karakter peserta magang,” ujar Sekda .
Sekda juga menyampaikan ucapan selamat datang dan penghormatan khusus kepada Kyai Ahmad Azzaim Ibrahimy, yang hadir untuk memberikan tausiyah sekaligus membimbing jalannya pengajian. Kehadiran beliau dinilai membawa energi positif serta motivasi bagi seluruh peserta.
Menurut Sekda, lingkungan lapas menjadi ruang belajar yang nyata bagi mahasiswa untuk memahami nilai disiplin, empati, dan tanggung jawab sosial. Melalui interaksi langsung, peserta magang diharapkan mampu melihat kehidupan dari perspektif yang lebih luas dan menumbuhkan sensitivitas kemanusiaan.

“Pembelajaran sejati tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi lahir dari pengalaman nyata dan interaksi sosial yang membentuk integritas. Termasuk ketika mahasiswa hadir di lingkungan lapas seperti hari ini,” lanjutnya.
Sekda juga memberikan apresiasi kepada jajaran Lapas Kelas II B Bondowoso, pengasuh, pembimbing lapangan, serta seluruh pihak yang turut mendukung kegiatan ini hingga berjalan lancar dan penuh keberkahan.
Di akhir sambutan, Sekda mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pengajian dan sholawat ini sebagai sarana memperkuat akhlak mulia serta meningkatkan keimanan. “Semoga kegiatan ini menjadi wasilah bagi peningkatan ilmu, iman, dan amal kita bersama,” tutupnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama, yang semakin menambah kekhusyukan seluruh rangkaian acara.(wan)




