Kementan Kirim 207 Truk Membawa Bantuan Senilai Rp 75 M untuk Korban Bencana Aceh dan Sumatera

oleh -628 Dilihat
oleh
Menteri pertanian Andi Amran Sulaiman-melepas 207 truk bantuan logistik senilai Rp 75 miliar untuk masyarakat terdampak. (Foto: Dok Kementan/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mengirim 207 truk berisi bantuan logistik senilai Rp 34,8 miliar untuk warga terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan ini merupakan bagian dari donasi publik yang berhasil dihimpun Kementan, dengan total mencapai Rp 75 miliar.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bantuan yang dikirim berupa kebutuhan dasar yang dibutuhkan pengungsi pada fase tanggap darurat, seperti beras, minyak goreng, gula, air mineral, susu, mi instan, sarden, pakaian, hingga telur. “Hari ini kita berangkatkan bantuan senilai Rp 34,8 miliar dalam bentuk barang yang dibutuhkan saudara-saudara kita,” ujarnya yang dikutip dari keterangan resmi, Kamis (4/12/2025).

Beberapa kontribusi mitra juga ikut memperkuat suplai logistik, termasuk 25 ton beras, 35 ton minyak goreng, 38 ton gula, serta ribuan dus air mineral dan susu.
Menurut Amran, pengiriman dilakukan dua jalur: laut melalui kapal perang TNI AL, dan udara menggunakan pesawat Hercules A-1333 dari Bandara Halim. Sebanyak tiga ton bantuan bahkan diterbangkan lebih dulu untuk menjangkau lokasi terdampak yang paling membutuhkan.

Amran menambahkan, Kementan telah menyiapkan tambahan 5.000 ton beras untuk Tapanuli Tengah serta cadangan tiga kali lipat dari kebutuhan lapangan. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada warga di pengungsian yang kekurangan bahan pangan.

Sebelumnya, Kementan telah menyalurkan Rp 3 miliar untuk warga Tapanuli Tengah serta bantuan pangan ke Aceh senilai Rp 67,5 miliar berupa 5.000 ton beras dan Rp 7,16 miliar minyak goreng. Dengan pengiriman terbaru, total bantuan yang telah dan sedang disalurkan mencapai Rp 107,6 miliar.

Untuk memastikan distribusi berjalan cepat, Kementan dan Bapanas menugaskan satgas gabungan di tiga provinsi. Seluruh satuan kerja di wilayah terdampak juga ditetapkan sebagai posko bantuan resmi. Amran memastikan stok pangan nasional saat ini aman.

Baca Juga :  Wabup Banyuwangi: Santri Tidak Boleh Tertinggal dalam Mewarnai Setiap Pembangunan

“Cadangan beras kita 3,8 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Begitu ada permintaan dari daerah, langsung kita kirim,” tutupnya.(cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.