Pemerintah Salurkan 500 Ribu Ton Bantuan ke Wilayah Bencana di Sumatra

oleh -1029 Dilihat
Menko PMK, Pratikno (tengah berompi), memberi keterangan di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

KILASJATIM.COM, Jakarta — Pemerintah terus mengirimkan bantuan logistik dan kebutuhan darurat ke wilayah-wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatra. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, memastikan bahwa hingga saat ini total bantuan yang telah disalurkan mencapai 500 ribu ton, berasal dari berbagai kementerian, lembaga, dan pihak lainnya.

Namun, ia mengakui bahwa proses distribusi tidak berjalan mudah karena beberapa jalur akses terputus.

“Akses logistiknya terkendala,” ujar Pratikno di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Bantuan yang dikirim meliputi paket sembako, makanan siap saji, obat-obatan, tenda, selimut, serta bantuan langsung lainnya yang disalurkan secara bertahap.
Selain wilayah yang terdampak langsung, pemerintah juga menyalurkan bantuan ke daerah sekitar yang ikut mengalami gangguan akses akibat bencana.

Instruksi Presiden: Respons Cepat dan Terkoordinasi

Pratikno menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga untuk bergerak cepat dalam merespons situasi darurat. Fokus utama pemerintah saat ini meliputi penyelamatan korban, distribusi bantuan, serta pemulihan fasilitas dan layanan dasar.

“Penanganan secara nasional terus dilakukan dengan mengerahkan sumber daya maksimal,” ujarnya.

Ia menyebutkan, tidak hanya BNPB, tetapi juga TNI dan Polri telah dikerahkan untuk mendukung operasi tanggap darurat.

Pratikno juga memastikan bahwa pendanaan penanganan bencana telah memakai dana siap pakai, sehingga seluruh operasi kemanusiaan dapat dipercepat tanpa hambatan administrasi.

Selain itu, pemerintah tetap diminta waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Berdasarkan laporan BMKG, hujan lebat hingga sangat lebat diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun 2025. Cuaca ekstrem diprediksi terjadi di Aceh, Sumatra Utara, Jawa, Kalimantan, Maluku, dan Papua.(den)

No More Posts Available.

No more pages to load.