Pemerintah Minta Maaf Belum Maksimal Tangani Bencana Sumatera, Akui Tantangan Berat

oleh -482 Dilihat
oleh
(Foto: Dok-Ist/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno meminta maaf atas penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang dinilai belum optimal. Pemerintah, katanya, terus bekerja sejak hari pertama bencana namun menghadapi medan yang sulit dan cuaca yang belum bersahabat.

“Kami mohon maaf jika masih ada kekurangan. Tantangannya sangat berat, wilayahnya luas dan cuaca tidak mendukung,” ujar Pratikno di Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Ia menyebut seluruh tim terus dikerahkan untuk menjangkau warga yang terisolasi.

Menurut Pratikno, Presiden telah memerintahkan seluruh kementerian dan lembaga mengerahkan sumber daya penuh dalam upaya tanggap darurat. Fokus utama saat ini ialah distribusi logistik, pencarian dan pertolongan korban, serta pemulihan akses ke daerah terdampak.

Skala bencana yang melanda tiga provinsi di Sumatera itu memang besar. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korban meninggal mencapai 708 orang, sementara 499 orang masih dinyatakan hilang hingga Selasa (2/12).

Rinciannya, di Sumatera Utara terdapat 294 korban meninggal dan 155 orang hilang. Di Aceh, 218 orang meninggal dan 227 orang hilang. Adapun di Sumatera Barat, 196 orang meninggal dan 117 orang belum ditemukan.

Tahap tanggap darurat masih berlangsung, dengan BNPB dan pemerintah daerah terus memperbarui data serta memperluas operasi pencarian.(cit)

Baca Juga :  Banjir dan Longsor di Sumatra Tewaskan 1.189 Orang, 114 Masih Hilang

No More Posts Available.

No more pages to load.