Pertamina Kerahkan Armada BBM ke Wilayah Banjir Sumatera dan Aceh Lewat Jalur Alternatif

oleh -956 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Jakarta – PT Pertamina (Persero) mengerahkan pasokan bahan bakar minyak (BBM) ke sejumlah wilayah di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh yang terdampak banjir dan longsor. Pengiriman dilakukan melalui jalur alternatif menyusul terputusnya sejumlah akses utama akibat bencana.

Langkah ini merupakan bagian dari Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Nataru) Pertamina yang telah aktif sejak 13 November 2025. Satgas bertugas memantau kebutuhan energi sekaligus memastikan infrastruktur distribusi tetap berjalan, termasuk di daerah rawan bencana.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan distribusi BBM di wilayah terdampak bisa terlaksana berkat dukungan berbagai pihak. “Koordinasi diperlukan agar mobil tangki bisa beroperasi dengan aman, terutama saat situasi bencana,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (29/11/2025).

Pada Jumat (28/11) sore, Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga dan PT Elnusa Petrofin memberangkatkan 14 mobil tangki berkapasitas 16 ribu liter dari Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung, Padang. Muatan meliputi Pertalite, Pertamax, dan Bio Solar.

Armada tersebut diarahkan menuju Bukittinggi melalui jalur Sitinjau Lauik—rute ekstrem dengan tikungan tajam dan tanjakan curam yang kini menjadi andalan setelah akses utama Padang–Bukittinggi terendam banjir akibat luapan Sungai Batang Anai sejak Kamis (27/11).

IT Teluk Kabung, dengan kapasitas lebih dari 125 ribu kiloliter, biasanya menyuplai hingga Dumai, Pekanbaru, Kepulauan Mentawai, dan wilayah lain di Sumbar. Namun dalam kondisi darurat ini, pasokan difokuskan ke wilayah sekitar Padang seperti Payakumbuh, Bukittinggi, Dharmasraya, Solok Selatan, Pesisir Selatan, hingga Pasaman Barat. Terminal tersebut juga mengelola distribusi LPG dari fasilitas berkapasitas lebih dari 2.800 metrik ton.

Pertamina turut mengaktifkan distribusi dari Terminal BBM Sibolga untuk menyuplai Kota Sibolga, Pandan, dan Muriaha di Tapanuli Tengah. Di Aceh, pengiriman energi dilakukan dari Terminal BBM Lhokseumawe ke wilayah lintas barat dan timur yang saat ini juga terdampak banjir dan longsor.

Baca Juga :  SMP Negeri 1 Bondowoso Borong Prestasi di Pekan Pendidikan Berkah 2026

“Pertamina akan terus mengawal suplai energi sampai kondisi benar-benar normal,” kata Baron.

Sebagai bagian dari Grup Elnusa, Elnusa Petrofin mengaktifkan contingency plan berupa penyesuaian rute harian, koordinasi intensif dengan aparat dan relawan, serta optimalisasi jadwal pengiriman agar pelanggan prioritas tetap terpenuhi.

Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji, menegaskan bahwa keselamatan awak mobil tangki (AMT) menjadi bagian penting dalam keberhasilan distribusi. “Kesuksesan distribusi bukan hanya ketika BBM sampai ke tujuan, tetapi juga ketika setiap AMT pulang dengan selamat,” ujarnya.

Rustam juga menyampaikan apresiasi kepada AMT yang terus bertugas di tengah kondisi menantang. “Di tengah bencana, energi bukan sekadar angka distribusi, tetapi harapan,” katanya.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk tetap membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan serta berhati-hati saat melintas di jalur yang masih dalam penanganan. Kendala layanan dapat dilaporkan melalui Pertamina Contact Center 135.(cit) 

No More Posts Available.

No more pages to load.