BNPB Usul Pengungsian Semeru Ikuti Model Merapi

oleh -768 Dilihat
oleh
(Foto: Ist-Diskominfo/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Lumajang – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendorong Pemkab Lumajang menyiapkan posko pengungsian terpusat untuk warga yang tinggal di kawasan rawan erupsi Gunung Semeru. Model ini meniru konsep penanganan di Gunung Merapi yang dinilai lebih tertata dan efektif.

Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan, pengungsian terpusat memungkinkan fasilitas bagi manusia, ternak, hingga logistik berada di satu lokasi sehingga proses evakuasi lebih cepat dan aman.

“Konsep seperti di Merapi membuat evakuasi lebih tertib dan risiko bencana dapat diminimalkan,” ujarnya dalam keterangan tertulis di Lumajang, Rabu (26/11/2025).

Menurut Suharyanto, posko terpusat di Lumajang nantinya tidak hanya berfungsi saat terjadi erupsi, tetapi juga bisa dimanfaatkan sepanjang tahun untuk kegiatan masyarakat.

Ia menilai fasilitas multifungsi ini akan memperkuat kesiapsiagaan jangka panjang. “Dengan infrastruktur yang siap, penanganan bencana menjadi lebih efektif,” katanya.

BNPB juga menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap erupsi tahunan Semeru, terutama bagi warga di zona merah yang sebenarnya tidak direkomendasikan untuk pemukiman.

Suharyanto meminta pemerintah daerah memastikan relokasi ke wilayah aman tetap menjadi prioritas, dibarengi edukasi rutin soal risiko dan prosedur evakuasi.

Bupati Lumajang Indah Amperawati menyambut baik usulan tersebut dan menyatakan siap mendukung pembangunan fasilitas pengungsian terpusat. Ia menilai konsep ini dapat menjadi strategi mitigasi yang berkelanjutan. “Keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama,” katanya.

Indah menambahkan, koordinasi lintas lembaga—mulai BNPB, pemerintah daerah, hingga TNI/Polri—akan memastikan kesiapsiagaan, evakuasi, pemulihan, dan edukasi masyarakat berjalan efektif.

Ia berharap rencana ini dapat memperkuat perlindungan jangka panjang bagi warga di sekitar Semeru.(cit)

Baca Juga :  Tekan Kasus Pencurian Sapi, Bupati Lumajang Berharap SKD dan Siskamling Kembali Digalakkan  

No More Posts Available.

No more pages to load.