Koperasi Merah Putih Disiapkan Jadi Lapangan Kerja Baru bagi Anak Muda

oleh -1151 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Surabaya – Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut koperasi sebagai amanat konstitusi dan instrumen untuk membangun sistem ekonomi sesuai jati diri bangsa. Ia mengatakan pemerintah tengah menyiapkan SDM, memodernisasi kapasitas dinas, serta mengembangkan sistem informasi manajemen koperasi.

“Targetnya, dalam satu hingga dua tahun, koperasi bisa menjadi peluang kerja yang menjanjikan bagi lulusan perguruan tinggi,” katanya saat di Surabaya yany dikutip, Selasa (25/11/2025).

Ferry juga mengapresiasi komitmen Pemkot Surabaya yang dinilainya mampu menggerakkan koperasi kelurahan sebagai tempat bernaungnya produk lokal serta mendorong pelaku UMKM membentuk badan usaha berbasis koperasi. Ia menambahkan, Kemenkop dan LPDB siap memberikan inkubasi, pendampingan, dan pembiayaan untuk memperkuat kapasitas UMKM di kota itu.

Di sisi lain, Wali Kota Eri menegaskan bahwa Pemkot Surabaya membangun pola kolaborasi baru, di mana perguruan tinggi akan mendampingi unit Koperasi Merah Putih di kelurahan. Skema ini disebut mirip dengan pola pendampingan Kampung Pancasila, sehingga pergerakannya diharapkan lebih masif.

“Perguruan tinggi punya peran penting dalam inovasi, dan mahasiswa adalah agen perubahan. Karena itu, kami sangat membutuhkan kontribusi mereka untuk menggerakkan koperasi,” ujarnya.

Untuk memperkuat ekosistem ekonomi koperasi, Pemkot Surabaya juga mulai menyalurkan kebutuhan hotel-hotel di kota itu melalui Koperasi Merah Putih. Mulai dari sayur, beras, hingga logistik hotel, seluruh rantai pasok diarahkan lewat jaringan koperasi.

“Pemkot menyiapkan fasilitasnya, sementara mahasiswa mendampingi operasional koperasi di lapangan,” kata Eri.

Ia menyebut kerja sama antar-daerah telah dibangun, seperti pasokan sayuran dari Koperasi Merah Putih Mojokerto dan beras dari jaringan Koperasi Merah Putih Gresik. “Sesuai arahan Pak Presiden, kita harus menguatkan koperasi sebagai guru perekonomian. Karena itu, kita tidak mengambil dari luar jalur koperasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Solidaritas Surabaya untuk Sumatra Tak Surut Meski Posko Ditutup

Eri juga memastikan Pemkot Surabaya menjadi jembatan agar produk lokal bisa masuk ke hotel dan restoran. “Saya yang menjamin produk lokal dipakai hotel-hotel di Surabaya. Misalnya kecap asli Surabaya, harus ikut masuk. Itu tugas kepala daerah,” katanya.

Ia menutup dengan ajakan untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap karya lokal. “Mulai hari ini, banggalah memakai produk ciptaan Arek-Arek Surabaya dan anak-anak Indonesia. Kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” tandasnya.(cit)