Pemkab Lumajang Tetapkan Status Tanggap Darurat Usai Awan Panas Semeru

oleh -928 Dilihat
Bupati Lumajang, Indah Amperawati,saat memberikan imbauan kepada masyarakat terkait status aktif Gunung Semeru (Foto: Dokumentasi Kominfo Lumajang)

KILASJATIM.COM, Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menetapkan status tanggap darurat bencana selama tujuh hari menyusul luncuran awan panas Gunung Semeru yang terjadi pada Rabu (19/11/2025) petang. Kebijakan itu ditegaskan melalui surat keputusan yang ditandatangani Bupati Lumajang Indah Amperawati pada Kamis (20/11/2025).

Dalam masa tanggap darurat, Pemkab Lumajang memfokuskan upaya penyelamatan dan pengamanan warga yang berada di zona merah. Indah memastikan masyarakat telah diarahkan menuju area aman untuk menghindari risiko erupsi susulan. “Ya, saya sudah menandatangani per malam ini SK perpanjangan tanggap darurat selama sepekan,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Redaksi Kilasjatim.com.

Imbauan khusus diberikan bagi warga Dusun Sumberwuluh, Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, agar tidak meninggalkan wilayah yang sudah ditetapkan sebagai lokasi aman. Di Dusun Sumberlangsep, tercatat ada 137 kepala keluarga yang langsung merespons instruksi pengungsian. Banyak di antaranya mengamankan diri ke rumah keluarga. “Jadi begitu sudah diimbau untuk mengungsi, mereka segera mengungsi. Sebagian besar ke rumah keluarganya,” kata Indah.

Ia menegaskan komunikasi dengan perangkat desa terus dilakukan agar warga tetap berada di titik perlindungan yang ditentukan. “Saya telepon sejak sore tadi supaya masyarakatnya tidak boleh keluar dari Dusun Sumberlangsep. Biar mereka tetap aman di situ dan ada tempat yang sudah kita siapkan aman di Dusun Sumberlangsep,” ucapnya menambahkan.

Di tengah upaya penanganan warga, status Gunung Semeru dinaikkan dari level II waspada menjadi level IV awas. Peningkatan status tersebut buntut dari erupsi disertai luncuran awan panas. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, membenarkan kenaikan status tersebut. “Benar, naik awas,” katanya singkat.

Baca Juga :  LN Kembangkan Kampung PLN Mobile x ICONNET di Kepanjen, Dorong Digitalisasi Layanan Kelistrikan

Petugas BPBD Lumajang hingga malam ini terus melakukan evakuasi warga ke titik aman. Erupsi dilaporkan masih berlangsung dengan intensitas tinggi. Sebelumnya, awan panas mulai meluncur dari puncak kawah Gunung Semeru sejak pukul 14.30 WIB dan telah menjangkau jarak hingga 14 kilometer dari kawah.(ara)

No More Posts Available.

No more pages to load.