Pengusaha Sambut Antusias Penerbangan Permanen Jember–Jakarta, Sinyal Kebangkitan Ekonomi Tapal Kuda

oleh -761 Dilihat

KILASJATIM.COM, Jember – Dunia usaha di Kabupaten Jember menyambut positif beroperasinya kembali penerbangan langsung rute Jember–Jakarta yang kini resmi menjadi layanan permanen. Penerbangan reguler ini mulai beroperasi sejak Selasa (11/11/2025) dan menjadi momentum penting bagi penguatan konektivitas serta percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.

CEO BIN Cigar, Febrian Ananta Kahar, mengatakan kehadiran penerbangan langsung ini menjadi angin segar bagi pelaku usaha di Jember. Dengan terbukanya akses udara menuju ibu kota, investor kini memiliki keyakinan lebih besar terhadap potensi ekonomi daerah.

“Kelancaran transportasi dari Jember ke luar daerah itu membuat kami lebih hidup. Penerbangan ini membuat investor kami juga tambah yakin bahwa Jember tempat yang tepat untuk berinvestasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari sisi efisiensi waktu dan biaya, penerbangan langsung jauh lebih menguntungkan dibandingkan perjalanan darat ke Surabaya sebelum melanjutkan penerbangan ke Jakarta.

“Kalau dulu harus ke Surabaya dulu, sekarang bisa langsung. Pagi bisa ngantor di Jember, siang berangkat ke Jakarta. Ini jauh lebih efektif dan efisien,” kata Febrian.

Menurutnya, kehadiran layanan permanen ini bukan sekadar penambahan transportasi, melainkan simbol bahwa Jember mulai naik kelas dan semakin terkoneksi dengan pusat ekonomi nasional.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Jember telah menetapkan rute Jember–Jakarta sebagai layanan permanen setelah melalui masa uji coba dan evaluasi. Penetapan ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara Pemkab Jember dan PT Surya Mataram Nusantara (Fly Jaya Air) di Pendopo Wahyawibawagraha pada Selasa (28/10/2025).

Rute penerbangan dari Bandara Notohadinegoro Jember menuju Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta dijadwalkan terbang secara rutin setiap Selasa dan Kamis.

Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyebut penerbangan langsung ini sebagai kebutuhan strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan menarik lebih banyak investasi.

Baca Juga :  Dody Hanggodo Tinjau Rencana Flyover Mangli Saat Kunjungan ke Jember

“Jember memiliki angka kemiskinan ekstrem tertinggi di Jawa Timur. Untuk menurunkannya, kita perlu investasi. Dan investor tidak akan datang jika bandara tidak aktif dan akses tol belum tersambung,” jelasnya.

Ia menegaskan, bandara aktif menjadi syarat penting agar Jember terhubung langsung dengan pusat kegiatan ekonomi nasional. “Target kita jelas yaitu Jakarta. Di sanalah pusat investasi dan ekonomi berada. Dengan bandara aktif, investor lebih mudah datang, dan pariwisata juga ikut bergerak,” tambah Fawait.

Dengan beroperasinya penerbangan permanen ini, Jember diharapkan semakin siap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan Tapal Kuda sekaligus pintu masuk investasi menuju wilayah timur Pulau Jawa.(nur)

No More Posts Available.

No more pages to load.