Green Farm Banyuwangi Jadi Pusat Pelatihan Pertanian Modern untuk Generasi Muda

oleh -898 Dilihat
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Ketua Kwarda Pramuka Jawa Timur, Arum Sabil panen Padi

KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Kawasan Green Farm Banyuwangi terus dikembangkan sebagai pusat pelatihan pertanian terpadu berbasis teknologi modern dan ramah lingkungan. Di bawah arahan Ketua Kwarda Pramuka Jawa Timur, Arum Sabil, kawasan ini menjadi ruang belajar terbuka bagi generasi muda untuk memahami pertanian masa depan yang efisien dan berkelanjutan.

Green Farm berlokasi di Desa Karangsari, Kecamatan Sempu. Di area ini telah diterapkan sistem irigasi bertenaga surya yang membantu efisiensi penggunaan air serta mendukung kemandirian produksi. Teknologi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong ketahanan dan swasembada pangan berbasis energi bersih.

“Program ini diharapkan memperkuat swasembada pangan nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto,” kata Arum Sabil, Minggu (9/11/2025).

Selain menjadi kawasan produksi, Green Farm juga difungsikan sebagai pusat pembelajaran praktis. Santri, pelajar, hingga anggota Pramuka dari berbagai daerah dapat mempelajari teknik budidaya mulai dari proses tanam, perawatan, pemupukan, hingga panen. Semua kegiatan dilakukan dengan pendekatan teknologi dan metode pertanian terkini.

Penerapan sistem ini turut melibatkan banyak pihak, seperti Polresta Banyuwangi, Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), serta pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut menjadi langkah konkrit memperkuat program ketahanan pangan nasional, terutama pada komoditas unggulan seperti padi dan jagung.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra menegaskan, keterlibatan kepolisian dalam program ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan nasional bidang pangan. “Kami berkomitmen mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo terkait ketahanan pangan,” ujarnya.

Dengan pengelolaan modern dan pendekatan edukatif yang terstruktur, Green Farm diharapkan melahirkan generasi petani muda yang inovatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kawasan ini menjadi contoh implementasi pertanian berkelanjutan yang relevan dengan kebutuhan pangan masa kini dan masa depan.(zul)

Baca Juga :  PFI Surabaya Desak Kepolisian Usut Pelaku Kekerasan pada Wartawan di Surabaya

No More Posts Available.

No more pages to load.