Longsor di Trenggalek Tewaskan Empat Warga Satu Keluarga, Satu Selamat Luka-Luka

oleh -713 Dilihat
Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian dan upaya evakuasi korban tertimbun longsor di Drsa Depok, Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Minggu (2/11/2025) dini hari (Foto: BPBD Trenggalek)

KILASJATIM.COM, Trenggalek – Bencana tanah longsor menelan korban jiwa di Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Sabtu (1/11/2025) malam. Lima warga yang masih satu keluarga tertimbun material longsor saat beristirahat di rumah. Empat di antaranya ditemukan meninggal dunia, sementara satu lainnya selamat namun mengalami luka-luka.

Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Stefanus Triadi Atmono, menjelaskan bahwa dua korban meninggal dan satu korban selamat berhasil dievakuasi pada Sabtu malam sekitar pukul 22.30 WIB. “Sementara dua korban meninggal lainnya ditemukan Minggu pagi sekitar pukul 08.40 WIB dan 09.20 WIB,” ungkap Stefanus dalam keterangannya, Minggu (2/11/2025).

Longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur kawasan Kecamatan Bendungan sejak sore hari. Sekitar pukul 21.00 WIB, tebing setinggi 25 meter di belakang rumah warga ambruk dan menimbun rumah milik Sarip. Material longsoran yang terdiri dari tanah, batu, dan batang pohon membuat rumah tersebut roboh nyaris rata dengan tanah.

Mendapat laporan adanya lima warga yang tertimbun, tim BPBD Trenggalek bersama Basarnas, TNI, Polri, dan relawan segera menuju lokasi untuk melakukan operasi pencarian. “Upaya pencarian dilakukan sejak pukul 22.00 WIB. Tiga korban berhasil ditemukan, dua di antaranya meninggal dunia dan satu selamat meski mengalami luka akibat tertimpa atap rumah,” kata Stefanus.

Korban meninggal dunia masing-masing diketahui bernama Sarip (60) dan istrinya, Welas (53). Sementara korban selamat atas nama Wijianto (30) yang berada di bilik belakang rumah saat kejadian.

Proses pencarian sempat dihentikan pada Minggu dini hari sekitar pukul 01.00 WIB karena kondisi tanah yang labil dan hujan yang masih turun. Tim SAR gabungan kembali melanjutkan pencarian pada Minggu pagi pukul 07.00 WIB. Sekitar pukul 08.40 WIB, petugas berhasil menemukan dua korban tambahan di ruang tamu rumah, tertimbun material longsor sedalam 1,5 meter.

Baca Juga :  Kunjungan Edukasi Bencana di BPBD Jatim Meningkat Pasca Libur Lebaran

Satu jam kemudian, korban terakhir yang diketahui bernama Fajar Puji Wibowo (19) juga ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek untuk proses identifikasi dan penyerahan kepada pihak keluarga.

“Dengan ditemukannya korban terakhir atas nama Fajar, maka seluruh korban longsor di Depok telah berhasil ditemukan. Total lima orang, empat meninggal dunia dan satu selamat,” tutur Stefanus.

BPBD Trenggalek mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah perbukitan agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih tinggi.(fon)