Lantik Warek Baru Unusa, Prof. Nuh Tekankan Sinergi Tata Kelola Kampus

oleh -430 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) resmi melantik tiga wakil rektor (Warek) periode 2025–2030, menandai dimulainya babak baru kepemimpinan universitas yang berkomitmen memperkuat tata kelola dan sinergi kelembagaan.

Mereka yang dilantik adalah Prof. Dr. Eng. Ir. Ahmad Rusdiansyah, M.Eng., CSCP, CLTD, IPU, sebagai Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Alumni, dan Transformasi Digital; Dr. Muhammad Yusak Anshori, drs., M.M., sebagai Wakil Rektor II Bidang Sumber Daya, Keuangan, Aset, dan Perencanaan; serta Prof. Dr. Bambang Sektiari Lukiswanto, DEA., DVM., sebagai Wakil Rektor III Bidang Riset, Inovasi, PPM, Hubungan Eksternal, dan Pemeringkatan Global.

Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (YARSIS), Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA., menyampaikan apresiasi kepada jajaran wakil rektor periode sebelumnya atas dedikasi mereka dalam mengantarkan Unusa menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang tumbuh pesat di Jawa Timur. Ia menegaskan, pergantian kepemimpinan adalah bagian dari proses menuju kematangan institusi. “Para pengelola Unusa boleh berganti, tetapi Unusa harus terus berjalan, tumbuh, dan berkembang. Pergantian maupun estafet kepemimpinan adalah sesuatu yang wajar dalam proses menuju kematangan institusi,” ujar Prof. Nuh.

Dalam arahannya, Prof. Nuh menekankan pentingnya kekompakan dan sinergi antar elemen di lingkungan YARSIS, serta penerapan prinsip good governance sebagai fondasi utama keberlanjutan universitas. “Tidak ada yang lebih mulia daripada kekompakan. Syarat utama memajukan institusi adalah rukun dan kompak, mulai dari keselarasan pemikiran, keharmonisan hubungan kemanusiaan, hingga kesatuan langkah dari visi yang sama,” tegasnya.

Ia juga menyoroti perlunya penguatan inovasi digital dan pengembangan sumber daya manusia yang berorientasi pada mahasiswa. Menurutnya, seluruh kebijakan kampus harus berpijak pada prinsip: student first dan improving student experience. “Segala kebijakan harus bermuara pada layanan terbaik untuk mahasiswa. Unusa sudah menunjukkan capaian luar biasa dalam hal itu, tetapi kita tidak boleh berhenti. Dinamika zaman menuntut kita untuk terus meningkatkan pengalaman belajar mahasiswa agar mereka berkembang secara akademik dan sosial,” jelas Menteri Pendidikan Nasional periode 2009–2014 itu.

Baca Juga :  Jurnalis Bersama Unusa Surabaya Bagikan Masker

Prof. Nuh turut menyoroti capaian Unusa yang kini masuk dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings kategori 1.300+, sebagai bukti universitas tersebut mulai dilirik dunia internasional. “Di usia baru 13 tahun, Unusa sudah masuk radar THE Impact Rankings. Ini capaian penting yang harus terus kita tingkatkan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya employability sebagai ukuran keberhasilan universitas. “Mahasiswa Unusa tidak hanya harus cerdas secara akademik, tetapi juga siap bersaing di dunia kerja. Pimpinan kampus harus menyiapkan lulusan dengan keterampilan, kepercayaan diri, dan kompetensi agar mampu bersaing di pasar global,” ujarnya. Pelantikan wakil rektor periode 2025–2030 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat arah strategis Unusa menuju universitas unggul, berdaya saing global, dan berkarakter Islami.(tok)

No More Posts Available.

No more pages to load.