Dokter Pertama di Keluarga, Pia Siap Pulang ke Mobagu Sulawesi Utara

oleh -493 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Rabu (11/2/2026) menjadi hari yang tak akan dilupakan Praditya Afrilia. Perempuan asal Mobagu, Sulawesi Utara itu resmi dilantik dan diambil sumpah sebagai dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (FK Unusa).

Di antara deretan dokter baru yang berdiri siang itu, Pia, sapaan akrabnya, membawa cerita berbeda. Ia adalah dokter pertama di keluarganya. “Ini sangat berarti bagi saya, karena saya dokter pertama di keluarga. Orang tua sangat mendukung sejak awal,” ujarnya.

Pia tumbuh di keluarga pendidik. Kedua orang tuanya merupakan guru di Mobagu. Sejak kecil, ia terbiasa melihat dedikasi ayah dan ibunya mencurahkan tenaga untuk dunia pendidikan. Nilai pengabdian itu melekat kuat, meski jalan hidup yang ia pilih berbeda.

Dukungan orang tua tak pernah surut ketika Pia memutuskan masuk fakultas kedokteran. Sebagai anak sulung, ia justru diberi kebebasan untuk menentukan masa depan. Namun yang membuat langkahnya terasa lebih bermakna adalah pilihan setelah lulus. Di tengah kecenderungan dokter muda membangun karier di kota besar, Pia justru menargetkan pulang ke kampung halaman.

Sejak awal kuliah, ia mengaku selalu teringat cerita warga Mobagu yang harus menunda berobat karena keterbatasan tenaga medis dan fasilitas kesehatan. Ada yang harus dirujuk ke daerah lain, menempuh perjalanan jauh dengan biaya tak sedikit. “Sejak awal studi di kedokteran, saya punya keinginan bantu kondisi kesehatan di Mobagu. Tenaga kesehatannya masih kurang. Di wilayah-wilayah pelosok, kebutuhan dokter masih sangat dibutuhkan,” kata perempuan kelahiran Mobagu, 3 April 2001 itu.

Bagi Pia, menjadi dokter bukan sekadar profesi, tetapi bentuk kehadiran. Kehadiran yang bisa mempercepat pertolongan, memberi edukasi kesehatan, dan menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Kini, setelah resmi menyandang gelar dokter, ia membawa misi pribadi: memulangkan ilmu ke tanah yang membesarkannya. Dari ruang sumpah di Surabaya, langkahnya diarahkan kembali ke Mobagu, tempat ia ingin mengabdi dan memastikan layanan kesehatan bukan lagi hal yang jauh dari jangkauan.(tok)

Baca Juga :  Polres Malang Tangkap Tiga Pelaku Pencurian Truk di Pabrik Gula Kebonagung