Korban BBM Pertalite Terus Bertambah , Pertamina Lambat Merespon

oleh -425 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Bu Cicik (38 th) berprofesi sebagai guru mengeluhkan kendaraannya yang tiba tiba saja mogok di jalanan, meski distarter beberapa kali tetap saja mesinnya tidak nyala dan dibawa ke bengkel. Ternyata penyebabnya pertalite yang dia isi dari spbu.

“Terus terang kesel, Pertamina responnya lambat, nunggu korban lebih banyak. kita lapor ke SPBU katanya nanti diteruskan. Sementara kendaraan kita tidak jalan dan keluar uang buat servis” ujar Bu Cici

Tak hanya Bu Cici, hal yang sama dialami Yudianto , saat hendak berangkat kerja kendaraannya mihok tidak bisa distarter hingga diketahui penyebabnya lagi lagi Pertalite.

“Adakah kawan2 yang motor atau mobilnya brebet hingga mau mati saat dikendarai ?? Sejak seminggu lalu motorku jadi korban BBM bercampur air ataukah ber-etanol…??,” tulis Yudi dalam WAG komunitasnya.
Secara tegas Yudi mengkritik Pertamina yang menurutnya egois. Gak mau ada pesaing perusahaan lain jualan BBM, sementara kualitas BBM di pertamina selalu bermasalah. Masyarakat gak punya pilihan dan selalu menjadi korban, tulisnya.

Keluhan tersebut sejak beberapa hari terakhir terus bergaung.Hal tersebut diakui Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus yang banyak menerima aduan dari konsumen mengenai produk Pertalite yang terindikasi menimbulkan gangguan pada mesin kendaraan bermotor.

“Tidak hanya konsumen di Surabaya saja, dari daerah lain seperti Bojonegoro, Lamongan, Gresik, Sidoarjo dan daerah lain,” ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi.

Namun tetap saja Pihak Pertamina.menampik tudingan sebagai biang atau penyebab dari semua kekacauan tersebut. Dikatakan Ahad bahwa seluruh proses distribusi BBM telah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku, termasuk pemeriksaan mutu produk melalui pengujian laboratorium sebelum disalurkan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Studi Banding DPC IWAPI Lombok Utara - DPC IWAPI Sidoarjo, Hasilkan MoU Perdagangan

“Prioritas utama kami adalah menjamin keamanan suplai serta mutu produk BBM yang diterima masyarakat sesuai dengan regulasi yang berlaku. Setiap tahapan distribusi dilakukan berdasarkan standar yang telah ditetapkan untuk memastikan kualitas produk tetap terjaga,” ujar Ahad.

Yang dilakukan Pertamina Patra Niaga pada Rabu (29/10/2025) dengan mengajak sejumlah media melakukan sidak ke sejumlah SPBU dengan melakukan pemeriksaan laboratorium lanjutan terhadap produk Pertalite yang berasal dari Terminal BBM Tuban dan Terminal BBM Surabaya sebagai mayoritas supply point BBM area terdampak dan hasilnya BBM dinyatakan on spec sesuai spesifikasi.

“Saat ini sedang berjalan investigasi lanjutan untuk pengecekan Quality and Quantity (QQ) BBM di level SPBU sebagai titik distribusi akhir kepada masyarakat. Rangkaian investigasi ini dilaksanakan guna memastikan kualitas dan kesesuaian spesifikasi produk,” jelas Ahad.

Kepada masyarakat yang merasa jadi korban, sebagai bentuk keterbukaan layanan publik, Pertamina saat ini menyediakan lima belas titik posko (bertambah 12 titik dari kondisi awal 3 titik) untuk melayani keluhan dan pelaporan masyarakat.

“Konsumen dapat melaporkan kejadian kepada petugas SPBU di lokasi yang sama dengan menunjukkan bukti transaksi atau struk pembelian BBM,” ujar Ahad.

Ia menambahkan, setelah laporan diterima, petugas akan mengarahkan konsumen untuk mengisi Form Pengaduan Konsumen yang berisi kronologi serta kondisi kendaraan. Konsumen juga diminta memberikan data diri dan kontak yang dapat dihubungi untuk proses tindak lanjut.

“Jika ditemukan indikasi kerusakan kendaraan akibat BBM bermasalah, konsumen akan diarahkan ke bengkel resmi yang ditunjuk Pertamina untuk pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Pertamina akan mengganti biaya perbaikan kendaraan yang terdampak,” ujar Ahad.
Laporan resmi dari SPBU kemudian diteruskan kepada tim Pertamina Patra Niaga wilayah terkait untuk ditindaklanjuti.
Berikut Daftar 15 Posko Layanan Keluhan Konsumen:
Surabaya:
SPBU 5460146 – Jl. Arif Rahman Hakim No.150
SPBU 5460179 – Jl. Kayoon No.48
SPBU 5460134 – Jl. Wonorejo 1, Manukan Kulon, Tandes
SPBU 54601107 – Jl. Kebonsari Tengah No.64–66
Kabupaten Sidoarjo:
SPBU 5461209 – Jl. Letjen Sutoyo No.129, Medaeng, Waru (Bungurasih)
SPBU 5461255 – Jl. Raya Tropodo No.9, Waru
SPBU 5461236 – Jl. Jenggolo No.33
SPBU 5461253 – Jl. Gubernur Sunandar Priyo Sudarmo No.3–5, Kraton, Krian
Kabupaten Lamongan:
SPBU 5462215 – Jl. Raya Mantup, Kedung Sumber, Sumberdadi, Mantup
SPBU 5462208 – Jl. Sunan Drajat, Kaloharjo, Sidoharjo, Lamongan
Kabupaten Gresik:
SPBU 5461104 – Jl. Veteran No.2, Gapurosukolilo, Gresik
SPBU 5461101 – Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo, Karangturi, Kebomas
Kabupaten Bojonegoro:
SPBU 5462101 – Jl. MT. Haryono, Jetak, Bojonegoro
SPBU 5462106 – Jl. Sawunggaling, Kadipaten, Ngrowo, Bojonegoro
Kabupaten Tuban:
SPBU 5462305 – Gg. Buntu No.10, Wire, Gedongombo, Semanding
Untuk wilayah lain di luar lokasi posko tersebut, masyarakat dapat melaporkan melalui SPBU tempat terakhir melakukan pengisian BBM, atau menghubungi Pertamina Contact Center melalui kanal berikut Call Center: 135, Email: pcc135@pertamina.com dan Instagram (Direct Message): @pertamina.135. (nov)

No More Posts Available.

No more pages to load.