KILASJATIM.COM, Surabaya – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akan memanggil seluruh pengelola hotel, penginapan, dan apartemen di Surabaya untuk memperkuat komitmen pencegahan. Ia berencana membuat pakta integritas dengan para pengusaha sektor perhotelan guna mencegah pesta seks sesama jenis yang digrebek polisi di sebuah kamar hotel dikawasan Ngagel.
“Kita akan kumpulkan semua pemilik hotel dan apartemen. Surabaya ini tidak lepas dari bisnis jasa, jadi kita buat pakta integritas untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” jelasnya di Surabaya, Rabu (22/10/2025).
Menurut Eri, pengawasan internal pihak penginapan juga penting. Ia mencontohkan, aktivitas mencurigakan seperti keluar-masuknya banyak orang dalam satu kamar seharusnya bisa segera terdeteksi.
“Tidak mungkin dalam satu kamar ada orang keluar-masuk lebih dari tiga orang tanpa terpantau. Karena itu, pengawasan harus diperketat,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa pesta sesama jenis yang digerebek aparat di salah satu hotel di Surabaya merupakan tindakan yang melanggar norma agama dan hukum.
Eri juga mendukung penuh langkah kepolisian dalam menindak tegas pelaku kegiatan tersebut.
“Jelas yang pertama ini melanggar syariat, agama apa pun melarang. Kedua, dasar hukum di negara ini juga melarang perbuatan tersebut. Maka harus kita lawan, dan kita harus menjaga Surabaya bersama-sama,” ujar Eri.
Sebagai langkah pencegahan, Eri menginstruksikan Satpol PP Kota Surabaya untuk meningkatkan patroli gabungan dengan Polrestabes Surabaya. Menurutnya, pengawasan akan lebih efektif jika masyarakat turut berperan aktif melapor ketika menemukan aktivitas mencurigakan.
“Kita akan perkuat Satpol PP dan patroli bersama kepolisian. Tapi yang paling penting, pengawasan harus melibatkan masyarakat agar laporan bisa cepat ditindak,” katanya.(cit)


