MUFG dan Danamon Dorong Transisi Energi dan Keberlanjutan Lewat MUFG N0W Indonesia 2025

oleh -1148 Dilihat

Keterangan Foto: (Ki-Ka) Nobuya Kawasaki, Managing Executive Officer and Chief Executive for Asia-Pacific of MUFG sekaligus Komisaris Danamon, Dr. Eddy Soeparno, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia

KILASJATIM.COM, Jakarta – Untuk tahun kedua berturut-turut, MUFG dan Danamon kembali menyelenggarakan MUFG N0W Indonesia 2025, forum unggulan yang mengedepankan kepakaran (thought leadership) dan kolaborasi (engagement) dalam mendorong agenda keberlanjutan di Asia Pasifik dan Indonesia. Acara yang digelar di Jakarta ini melibatkan para pemangku kepentingan lintas sektor, mulai dari pembuat kebijakan, pelaku industri, hingga pakar keberlanjutan.

Managing Executive Officer and Chief Executive for Asia-Pacific MUFG sekaligus Komisaris Danamon, Nobuya Kawasaki, menegaskan posisi strategis Indonesia sebagai motor transisi energi kawasan.

“Sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia berada di garis depan dalam transisi energi dan kepemimpinan iklim di kawasan. MUFG N0W Indonesia mencerminkan kemitraan jangka panjang kami dengan Danamon dalam mendukung kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk mempercepat transisi energi nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, MUFG menggabungkan keahlian, inovasi, dan sumber daya dari jaringan Asia Pasifik untuk menggalang dukungan terhadap dekarbonisasi, pembiayaan berkelanjutan, serta penguatan ekosistem digital Indonesia.

Direktur Utama Bank Danamon, Daisuke Ejima, menyampaikan bahwa keberlanjutan telah menjadi pilar utama pertumbuhan perusahaan.
“Sebagai bagian dari Grup MUFG, kami berkomitmen mendukung tujuan keberlanjutan Indonesia melalui solusi finansial yang holistik dan kolaborasi lintas sektor. Tujuannya agar bisnis yang kami bangun tangguh, bertanggung jawab, dan memberi dampak positif bagi masyarakat serta planet kita,” jelasnya.

Forum tahun ini juga menghadirkan sejumlah tokoh penting, antara lain Dr. Eddy Soeparno (Wakil Ketua MPR RI), Deni Ridwan (Direktur Pembiayaan Syariah Kementerian Keuangan), dan Toru Yoshioka (Direktur Utama Mitsubishi Heavy Industries Indonesia).
Beragam topik dibahas, mulai dari peluang teknologi baru yang dapat mempercepat ambisi keberlanjutan Indonesia hingga perkembangan pasar energi di Asia Pasifik.

Baca Juga :  Nissan Umumkan All-New Terra

Dr. Eddy Soeparno menegaskan, pemerintah berkomitmen mempercepat transisi energi hijau.
“Indonesia berkomitmen mewujudkan masa depan berkelanjutan melalui pemanfaatan energi terbarukan dan pengembangan teknologi penyimpanan karbon. Dengan dukungan regulasi yang jelas dan skema pembiayaan kolaboratif, kami bertekad mempercepat transisi energi nasional serta meneguhkan posisi Indonesia sebagai pemimpin di kawasan,” katanya.

Konferensi ini sekaligus menutup rangkaian MUFG N0W 2025 di Asia Pasifik. Sejak pertama digelar pada September 2023, MUFG telah menyelenggarakan 18 konferensi di berbagai negara dan melibatkan lebih dari 3.000 pemangku kepentingan dari Tiongkok, India, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, Vietnam, hingga Indonesia.

Sebagai bagian dari upaya memperluas dampak, MUFG dan Danamon juga menggelar Net Zero School untuk Media pada 13 September 2025. Lokakarya ini ditujukan bagi jurnalis ekonomi dan bisnis, dengan fokus pada pengenalan konsep keberlanjutan, pembiayaan hijau, dan transisi menuju net zero emission di Indonesia.
Program ini menjadi lanjutan dari pelatihan serupa bagi klien korporasi yang sukses digelar pada Mei 2025.

Melalui kegiatan ini, kedua bank ingin meningkatkan literasi keuangan dan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan di kalangan media, agar jurnalis mampu menjadi agen perubahan dalam memperluas pemahaman publik terhadap aksi iklim.

MUFG menargetkan mencapai net zero emissions dari operasional pada 2030 dan portofolio pembiayaan pada 2050. Dalam Rencana Bisnis Jangka Menengah 2024–2026, MUFG meningkatkan target pembiayaan berkelanjutan dari ¥35 triliun menjadi ¥100 triliun hingga 2030, atau setara Rp11 kuadriliun.

Daisuke Ejima, Direktur Utama Danamon

Indonesia menjadi salah satu pasar utama MUFG untuk pembiayaan berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG). MUFG berperan dalam penerbitan Blue Bond pertama, Green Bond BUMN pertama, serta Sustainability-Linked Loan pertama untuk pusat data di Indonesia. Bank ini juga memperkenalkan instrumen baru seperti sustainable trade finance dan sustainable deposits guna memenuhi kebutuhan pembiayaan ramah lingkungan.

Baca Juga :  Bank Danamon Gandeng Manulife Indonesia Hadirkan Produk Asuransi Yang Terjangkau Di masa Pandemi Covid -19

Selain itu, MUFG mendukung pengembangan ekosistem digital Indonesia melalui investasi Garuda Fund—kolaborasi antara MUFG Innovation Partners dan Danamon—pada startup lokal di bidang insurtech.

Sementara itu, Danamon terus memperkuat komitmen keberlanjutan melalui Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB) yang berfokus pada lima pilar utama: tata kelola, edukasi, pembiayaan berkelanjutan, pengelolaan tempat kerja bertanggung jawab, dan CSR.

Hingga akhir 2024, pembiayaan hijau Danamon mencapai Rp32,7 triliun dengan proporsi investasi hijau dan sosial sebesar 27,2% dari total portofolio.
Bank ini juga menerapkan inisiatif dekarbonisasi seperti pemasangan panel surya, pendingin hemat energi (VRF), pembelian sertifikat energi terbarukan, dan kredit karbon untuk offset emisi.

MUFG dan Danamon bertekad menjadi mitra terpercaya dalam perjalanan Indonesia menuju ekonomi hijau dan inklusif, dengan semangat bersama untuk memberdayakan masa depan yang lebih berkelanjutan bagi Indonesia dan dunia.(ara)

No More Posts Available.

No more pages to load.