Lampu dan Kabel di Kota Lama Surabaya Dicuri, Wali Kota Eri: Lampu Kita Beli dari Uang APBD

oleh -953 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Surabaya – Sejumlah lampu dekorasi di kawasan Kota Lama Surabaya, tepatnya di Jalan Panggung, Kelurahan Nyamplungan, Kecamatan Pabean Cantikan, dilaporkan hilang diduga akibat dicuri. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kini meningkatkan patroli dan pengawasan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyesalkan aksi pencurian fasilitas umum yang dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia menegaskan, fasilitas kota adalah milik bersama yang harus dijaga seluruh warga.

“Lampu itu dibuat dari uang APBD untuk masyarakat, supaya bisa meningkatkan pendapatan daerah. Jadi ayo dijaga. Kalau masyarakat tahu siapa yang mencuri, ya dilaporkan,” ujar Eri Cahyadi dalam keterangannya di Surabaya, Rabu (8/10/2025).

Eri menjelaskan, keberadaan lampu dekoratif di kawasan heritage tersebut bukan sekadar memperindah kota, tetapi juga menjadi bagian dari strategi menarik wisatawan agar sektor ekonomi lokal terus bergerak.

“Kalau banyak wisatawan datang, hotel dan rumah makan ikut bergerak. Kalau semuanya bergerak, pendapatan asli daerah juga ikut naik,” katanya.

Menurutnya, pencurian fasilitas publik di Surabaya tak hanya menyasar lampu, tetapi juga kabel di area jalan dan saluran air.

“Bukan cuma lampu, ada juga kabel yang hilang. Bahkan di bawah got pun bisa hilang,” ungkapnya.

Sebagai langkah pencegahan, Pemkot Surabaya telah meningkatkan patroli rutin, memasang CCTV tambahan, dan berkoordinasi dengan kepolisian untuk menindak pelaku pencurian fasilitas umum.

“Kita lakukan patroli terus-menerus, dan teman-teman di lapangan berputar di titik-titik rawan. Kami juga pasang CCTV dan koordinasi dengan polisi agar ada efek jera,” jelas Eri.

Namun, ia menilai pengawasan petugas tidak akan cukup tanpa peran serta masyarakat. Karena itu, ia kembali mengajak warga ikut menjaga aset kota sebagai bagian dari rasa memiliki terhadap Surabaya.

Baca Juga :  Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Sejumlah Pohon di Surabaya Tumbang

“Saya mohon warga Surabaya, ayo dijaga. Kalau fasilitas ini aman, Kota Lama akan makin bagus, makin banyak wisatawan datang, hotel dan rumah makan pun semakin laris,” tuturnya.

Eri menegaskan, peningkatan kunjungan wisata berdampak langsung pada ekonomi daerah, terutama pada sektor perhotelan, kuliner, dan pajak daerah.

“Kalau hotel dan rumah makan ramai, PAD Surabaya naik. Kalau PAD naik, sekolah bisa gratis, pendidikan dan kesehatan juga bisa gratis,” pungkasnya. (cit)