KILASJATIM.COM, Jakarta — Komunitas Alumni Brawijaya Golf (ABG) kembali menunjukkan komitmennya terhadap kegiatan sosial melalui ajang olahraga. Dalam gelaran bertajuk “16th ABG Charity Golf Tournament 2025 Piala Rektor Universitas Brawijaya”yang berlangsung di Pondok Indah Golf Course di Jakarta pada Sabtu (5/10). Para alumni tak hanya mengayunkan stik, tapi juga menyisihkan sebagian rezekinya untuk aksi kemanusiaan.
Turnamen ini diikuti 136 pegolf, mayoritas merupakan alumni Universitas Brawijaya yang berdomisili di Jabodetabek, namun juga hadir peserta dari kota lain seperti Malang, Surabaya, hingga Balikpapan. Sejumlah mitra dan sponsor turut ambil bagian dalam turnamen tahunan ini, yang telah menjadi agenda rutin sejak 2009. Bagi para alumni, momen ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang aktualisasi kepedulian sosial.
Dalam kesempatan tersebut, ABG berhasil menggalang donasi yang akan difokuskan untuk program penyediaan air bersih di Bojonegoro dan Malang Selatan.
Program ini merupakan lanjutan dari inisiatif serupa yang telah digulirkan tahun-tahun sebelumnya dan terbukti memberi dampak positif bagi masyarakat di wilayah yang kesulitan akses air bersih.
Selain itu, ABG juga tengah merancang penyaluran bantuan lainnya, termasuk dukungan bagi pemulihan pascabencana serta pemberian beasiswa kepada mahasiswa Universitas Brawijaya yang berprestasi namun memiliki keterbatasan ekonomi.
Ketua Umum ABG, Didik Farkhan, menyampaikan menyampaikan harapannya agar bantuan yang diberikan melalui program ini dapat memberikan dampak nyata bagi para penerima manfaat, khususnya masyarakat dan mahasiswa yang tengah menghadapi berbagai tantangan sosial dan ekonomi.
“Kami berharap, bantuan ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian, tetapi juga benar-benar bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat luas, terutama mereka yang sedang dalam kondisi sulit dan membutuhkan uluran tangan,”ujarnya.

Ia percaya bahwa kolaborasi dan solidaritas adalah kunci untuk melewati masa-masa sulit bersama. Semoga inisiatif ini bisa meringankan beban mereka, sekaligus menjadi penyemangat untuk terus berjuang dan tidak merasa sendiri.
Lebih lanjut, Didik juga menegaskan komitmen ABG untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program-program sosial yang berkelanjutan dan berbasis pada kebutuhan riil di lapangan.
Ia juga menambahkan bahwa semangat berbagi ini diharapkan terus berkelanjutan dan membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.
Dengan semangat kolaboratif dan nilai kekeluargaan yang tinggi, ABG tidak hanya menjadi wadah penggemar golf dari Universitas Brawijaya, tetapi juga contoh nyata bagaimana komunitas alumni dapat berkontribusi untuk kemajuan sosial secara nyata dan berkelanjutan.
Didik berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlangsung secara konsisten dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi sesama.(kar)
