Tim SAR Angkat 50 Persen Puing Ponpes Al-Khoziny, Puluhan Santri Masih Hilang

oleh -899 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Proses evakuasi korban runtuhnya mushala Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Sidoarjo, terus berlangsung. Tim SAR gabungan berhasil mengangkat sekitar 50 persen material bangunan yang ambruk menggunakan alat berat, termasuk crane dan eskavator.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit, menegaskan penggunaan alat berat tidak sekadar membersihkan material, tetapi membuka akses untuk mencari korban yang masih tertimbun.

“Pengangkatan puing bertujuan membuka jalur evakuasi. Jadi bukan membuang material, melainkan untuk menemukan korban yang ada di bawah reruntuhan,” ujarnya di posko media center, Sabtu (4/10/2025).

Dengan akses yang lebih terbuka, cahaya matahari menembus area reruntuhan sehingga sejumlah jenazah mulai terlihat. Pada hari kelima pencarian, delapan jenazah berhasil ditemukan, meski identitasnya masih menunggu hasil identifikasi tim DVI Polda Jatim.

Tragedi ini terjadi pada Senin (29/9/2025) sore, ketika mushala tiga lantai di area asrama putra tiba-tiba ambruk saat santri sedang menunaikan salat Ashar. Analisis sementara tim SAR menyebut penyebabnya adalah kegagalan konstruksi akibat beban berlebih yang tidak tertahan struktur bangunan.

Hingga kini, jumlah korban tercatat 116 orang. Dari jumlah itu, 26 dievakuasi tim penyelamat, sisanya keluar dengan upaya sendiri. Sedikitnya 14 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara puluhan santri lainnya masih dalam pencarian.

Duka mendalam masih menyelimuti keluarga korban yang menanti kabar di sekitar lokasi. Proses pencarian diperkirakan terus berlanjut dengan pengerahan alat berat dan relawan untuk memastikan semua korban dapat ditemukan.(cit)

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Tarik Sidoarjo, Sopir Pikap Tewas

No More Posts Available.

No more pages to load.