Bondowoso Luncurkan Aplikasi KANDA: Wadah Pengaduan untuk Pemerintahan Bersih dan Transparan

oleh -1377 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Pemerintah Kabupaten Bondowoso di bawah kepemimpinan Bupati  Abdul Hamid Wahid,  terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Senin (15/9/2025) malam, secara resmi diluncurkan Aplikasi Pengaduan Masyarakat KANDA – Kami Melayani Anda Mengawasi di Paseban Alun-Alun Raden Bagus Asra Ki ronggo  Bondowoso.

Acara tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Bondowoso, di antaranya Wakil Bupati As’ad Yahya Syafi’i, Komandan Kodim 0822 Letkol Arh. Achmad Yani,,Kapolres AKBP Harto Agung Cahyono, Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso Dzakiyul Fikri, serta pejabat pentng lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Abdul Hamid Wahid memberikan apresiasi tinggi kepada Kejaksaan Negeri Bondowoso yang berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp2,2 miliar dari perkara tindak pidana korupsi. Uang tersebut diserahkan kepada pemerintah daerah sebagai bentuk nyata dukungan penegakan hukum terhadap tata kelola keuangan yang bersih.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bondowoso, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Kejaksaan Negeri Bondowoso. Tindakan ini bukan hanya penyelamatan uang negara, tetapi juga penguatan kepercayaan publik terhadap pemerintah dan penegak hukum,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Aplikasi KANDA merupakan sarana inovatif untuk membuka ruang komunikasi antara masyarakat dan pemerintah. Melalui aplikasi ini, warga dapat menyampaikan laporan, pengaduan, maupun saran dengan lebih mudah, cepat, dan akuntabel.

Aplikasi ini memiliki payung hukum yang jelas, yaitu Permenpan-RB Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik serta Permendagri Nomor 8 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengelolaan Pengaduan Masyarakat di Lingkungan Pemerintah Daerah.

“KANDA adalah wujud dari semangat keterbukaan pemerintah kepada masyarakat. Dengan aplikasi ini, kami ingin menghadirkan pelayanan publik yang transparan, responsif, dan partisipatif,” tegas Bupati Abdul Hamid Wahid.

Baca Juga :  Bupati Bondowoso Resmi Lantik Pengurus Dekranasda 2025–2030 dan Kukuhkan Bunda Literasi Daerah

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk aktif memanfaatkan aplikasi KANDA sebagai sarana kontrol sosial dan partisipasi dalam pembangunan daerah.

“Mari kita gunakan KANDA untuk bersama-sama membangun Bondowoso yang lebih maju, transparan, dan sejahtera,” pungkasnya.

Peluncuran aplikasi ini menandai langkah maju Bondowoso dalam mengintegrasikan teknologi informasi dengan tata kelola pemerintahan modern, sekaligus memperkuat sinergi pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih.(wan)

No More Posts Available.

No more pages to load.