Resmi Dibuka FESyar Jawa 2025, Bank Indonesia Perkuat Ekonomi Berbasis Syariah

oleh -852 Dilihat

 Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2025 yang dinisiasi Bank Indonesia Perwakilan Jawa Timur resmi dibuka di Ballroom Al-Marwah, Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya, Jumat (12/9/2925). (ist/dok)

KILASJATIM.COM, Surabaya –  Acara tahunan yang digelar rutin  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (BI Jatim)  Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2025 reami dibuka  di Ballroom Al-Marwah, Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Jumat ( 12 9/2025) .

Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa 2025 resmi digelar sebagai bagian dari perjalanan lebih dari satu dekade pengembangan ekonomi syariah di Indonesia sejak penyelenggaraan di  Indonesia Shari’ah Economic Festival (ISEF) pertama kali di Surabaya.

 Dalam perjalanannya, FESyar Jawa telah mencatat perkembangan signifikan baik dari sisi peningkatan jumlah pelaku, penguatan ekosistem halal, perluasan inklusi keuangan syariah, maupun pengembangan pasar UMKM halal.

“FESyar kini tidak hanya berperan sebagai forum regional, melainkan juga menjadi platform strategis yang menjembatani inisiatif lokal menuju panggung nasional dan global melalui ISEF. FESyar Regional Jawa 2025 bukan sekadar acara seremonial, melainkan sebuah gerakan bersama untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Indonesia,” ujar  Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur Ibrahim dalam sambutannya  di pembukaan FESyar Jawa 2025.

FESyar Jawa 2025 yang mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Regional” ini melibatkan 38 pondok pesantren mitra, UMKM halal, serta program One Pesantren One Product (OPOP).

Menurutnya, konsep acara tahun ini tetap berkelanjutan seperti sebelumnya. Namun, ada penguatan melalui konsistensi, inovasi, dan sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, pelaku usaha, perbankan, hingga masyarakat.

“Semua pihak menjadi pilar penting dalam memperkuat ekosistem ekonomi syariah,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jelang Ramadan, DPR RI Minta Pemerintah Prioritaskan Pengendalian Inflasi dan Daya Beli 4

FESyar  Jawa 2025 terbagi dalam empat kategori kegiatan utama, yakni showcasing, edukasi, business matching, dan kompetisi. Pada sektor business matching, pihaknya menargetkan pembiayaan sebesar Rp 25 miliar dan perdagangan Rp 10 miliar.

“Alhamdulillah, meski baru dibuka, sudah tercapai kesepakatan pembiayaan Rp 15,38 miliar dan perdagangan Rp 7,9 miliar. Angka ini sudah lebih tinggi dibandingkan capaian tahun lalu,” ungkapnya.

FESyar Jawa 2025 optimistis mampu mempercepat pengembangan ekosistem ekonomi syariah, tidak hanya di Jawa Timur, namun juga di tingkat nasional.

Sementara itu,  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa optimistis Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Jawa 2025 mampu mempercepat pengembangan ekosistem ekonomi syariah, tidak hanya di Jawa Timur, namun juga di tingkat nasional.

“FESyar ini dapat mengakselerasi pengembangan ekonomi syariah di Jawa Timur maupun regional Jawa. SATU GERBANG dapat menjadi gerakan kolektif yang menyatukan pemerintah daerah, akademisi, komunitas, pelaku usaha, pesantren, dan masyarakat luas untuk menjadikan Jawa Timur sebagai episentrum pengembangan ekonomi syariah nasional sekaligus Gerbang Baru Nusantara,” pungkas Khofifah. (nov)

No More Posts Available.

No more pages to load.