BHCHT 2025 Dorong Peningkatan Kesejahteraan Buruh Tani Tembakau Bondowoso

oleh -961 Dilihat

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Pemkab Bondowoso terus berupaya meningkatkan kualitas hidup buruh tani tembakau. Melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2025, pemerintah daerah menggulirkan dua program utama: pelatihan keterampilan berbasis kompetensi serta perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).

Kabid Tenaga Kerja DPMPTSP dan Ketenagakerjaan, Jamila, menuturkan bahwa program ini difokuskan untuk memperkuat daya saing tenaga kerja sekaligus memberi rasa aman bagi buruh tani.

“Dengan adanya pelatihan dan Jamsostek, buruh tani tidak hanya punya kemampuan tambahan, tapi juga terlindungi dari risiko kerja. Jadi kesejahteraan mereka lebih terjamin,” terangnya, Kamis (28/8/2025).

 

Hingga saat ini, 10 paket pelatihan sudah terlaksana. Materi yang diberikan menyesuaikan kebutuhan pasar, mulai dari pengolahan hasil tembakau hingga keterampilan alternatif yang bisa menjadi sumber penghasilan tambahan.

Sementara itu, sejak April 2025, ratusan buruh tani di Bondowoso sudah resmi terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan ini membuat mereka lebih tenang dan fokus dalam bekerja.

Program tersebut disambut positif oleh kalangan buruh tani. Slamet wahyudi, buruh tani dari Desa kejawan Kecamatan Grujugan, mengaku merasakan manfaatnya.

“Kami senang sekali dengan adanya program ini. Selain dapat ilmu baru dari pelatihan, sekarang kami juga punya jaminan sosial. Jadi lebih tenang bekerja,” ujarnya.

Jamila menambahkan, keberlanjutan program dari DBHCHT diyakini mampu menurunkan angka pengangguran sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi Bondowoso.

“Target kami jelas, buruh tani punya skill, terlindungi, dan pada akhirnya lebih sejahtera,” pungkas Jamila.(wan)

Baca Juga :  Road to FESyar Samara 2025, Bondowoso Teguhkan Komitmen Ekonomi Syariah

No More Posts Available.

No more pages to load.