Ribuan Buruh Gelar Aksi di Surabaya, Warga Diimbau Waspadai Kemacetan

oleh -613 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Surabaya – Ribuan buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur diperkirakan akan memadati sejumlah ruas jalan utama di Surabaya, Kamis (28/8/2025). Aksi yang digelar Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) ini dipusatkan di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan, Surabaya.

Sekretaris PERDA KSPI Jatim, Jazuli, menyebut sekitar 3.000 buruh dari kawasan industri Surabaya, Sidoarjo, Gresik, hingga Jember dan Tuban akan bergabung. “Massa berkumpul di depan CITO Mal Jalan Ahmad Yani pukul 11.00 WIB sebelum bergerak menuju kantor gubernur,” ujarnya.

Rute long march buruh melewati Jalan Ahmad Yani, Wonokromo, Raya Darmo, Basuki Rahmat, Embong Malang, Baluran, hingga Bubutan. Di depan Kantor Gubernur Jatim, massa akan melakukan orasi dan aksi teatrikal sebagai bentuk protes.

Enam Tuntutan Nasional

Aksi buruh kali ini membawa enam tuntutan utama, di antaranya:

  • Hapus outsourcing dan tolak upah murah (HOSTUM), termasuk penyelesaian kasus outsourcing di PT Pradha Karya Perkasa, Mojokerto.
  • Kenaikan upah 2026 sebesar 8,5%–10,5%.
  • Pembentukan Satgas PHK serta penyelamatan PT Pabrik Kertas Indonesia (Pakerin) Mojokerto agar ribuan buruh tidak kehilangan pekerjaan.
  • Reformasi pajak perburuhan, termasuk menaikkan penghasilan tidak kena pajak (PTKP) menjadi Rp7,5 juta/bulan dan menghapus pajak atas pesangon, THR, JHT.
  • Pengesahan RUU Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law.
  • Pemberantasan korupsi dengan pengesahan RUU Perampasan Aset dan revisi UU Pemilu sesuai putusan MK.

Tuntutan Khusus untuk Jawa Timur

Selain agenda nasional, buruh juga menuntut realisasi komitmen yang disepakati pada aksi 1 Mei 2025 lalu. Beberapa poin di antaranya:

  • Pembentukan Perda Jatim tentang Sistem Jaminan Pesangon.
  • Pengalokasian anggaran BPJS Kesehatan bagi warga miskin.
  • Sanksi bagi pengusaha yang tidak mendaftarkan buruh ke BPJS.
  • Penambahan kuota afirmasi SPMB SMA/SMK Negeri untuk anak buruh.
  • Pengusulan K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sebagai Pahlawan Nasional.
Baca Juga :  Jan Hwa Diana di Ujung Tanduk? Status Hukum Kasus Penahanan Ijazah Diputuskan Hari Ini

Aksi serentak ini juga digelar di sejumlah kota besar lain di Indonesia. Di Surabaya, warga diimbau mengantisipasi kemacetan, terutama di jalur yang akan dilintasi massa menuju Kantor Gubernur Jawa Timur.

No More Posts Available.

No more pages to load.