Aktivitas Semeru Meningkat, PVMBG Imbau Warga Waspada Awan Panas dan Lahar

oleh -471 Dilihat
oleh
(Foto ; Dok/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Lumajang – Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur kembali erupsi pada Senin (25/8/2025) pagi. Kolom abu terpantau membumbung setinggi 700 meter di atas puncak atau sekitar 4.376 meter di atas permukaan laut.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Sigit Rian Alfian, mengatakan kolom abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat. “Erupsi tercatat pukul 06.00 WIB, terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 116 detik,” ujarnya.

Data pengamatan kegempaan 24 jam terakhir menunjukkan aktivitas vulkanik masih tinggi. Pada Minggu (24/8/2025) tercatat 44 kali gempa erupsi dengan amplitudo 10–22 mm, lima kali gempa guguran, 14 kali gempa embusan, satu kali gempa harmonik, serta tujuh kali gempa tektonik jauh.

Meski intensitas erupsi meningkat, status Semeru masih berada di Level II atau Waspada. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) merekomendasikan masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari kawah, serta menjauhi sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 8 kilometer dari puncak.

Di luar jarak tersebut, masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Potensi bahaya masih bisa meluas berupa awan panas dan aliran lahar hingga 13 kilometer dari puncak.

“Masyarakat perlu mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, hingga lahar hujan di sepanjang aliran sungai yang berhulu di puncak, terutama di Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat,” tambah Sigit.

Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3.676 mdpl dan termasuk salah satu gunung api paling aktif di Indonesia. PVMBG mengimbau warga terus mengikuti informasi resmi terkait perkembangan aktivitas vulkanik Semeru.

Baca Juga :  203 Pekerja di Lumajang Terima BLT DBHCHT Rp1,2 Juta

No More Posts Available.

No more pages to load.