Teliti Pupuk Organik dan Rumah Burung Hantu, Mahasiswa Untag Tawarkan Solusi Pangan Berkelanjutan

oleh -274 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Yulia Rahmawati, mahasiswa Teknik Industri Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya dengan IPK 3,86, menghadirkan penelitian skripsi yang memadukan pupuk organik dan rumah burung hantu sebagai solusi inovatif ketahanan pangan berkelanjutan. Penelitiannya terbukti mampu menekan biaya operasional, meningkatkan hasil panen, sekaligus menjaga ekosistem pertanian ramah lingkungan.

Dalam risetnya, Yulia mengungkap bahwa pupuk organik efektif menjaga kualitas tanah dan mengembalikan unsur hara, sedangkan burung hantu berperan sebagai predator alami yang mengendalikan populasi tikus tanpa pestisida. Kombinasi keduanya bukan hanya menguntungkan petani, tetapi juga mendukung tercapainya swasembada pangan yang tengah ditekankan pemerintah.

Penelitian ini menggunakan metode SEM-PLS dan model sistem dinamis berbantuan software Smart-PLS dan Stella. Analisis dilakukan berdasarkan teori Triple Bottom Line (ekonomi, sosial, lingkungan), lalu dimodelkan sesuai kondisi nyata di Desa Bendosewu dan Kaweron, Kabupaten Blitar. Hasil simulasi menunjukkan integrasi pupuk organik dan rumah burung hantu mampu meningkatkan profit petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa di masa depan. “Kombinasi pupuk organik dan burung hantu menciptakan sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan, berkelanjutan, dan menguntungkan petani,” jelas Yulia.

Karya skripsi ini mendapat apresiasi luas karena memadukan pertanian, ekologi, dan teknologi. Yulia dijadwalkan diwisuda pada 30 Agustus 2025, membawa kebanggaan tersendiri karena penelitiannya tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga memberi solusi nyata bagi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan Indonesia.(tok)

Baca Juga :  Sekolah Rakyat Jatim Diapresiasi, Khofifah: Potensi Siswa Luar Biasa