Bendera Raksasa 15,4 Km dari Pelajar Jatim Siap Pecahkan Rekor MURI

oleh -1055 Dilihat
oleh
Tampak para siswa menjahit bendera merah putih di SMKN 8 Surabaya, Rabu (13/8). (Foto : Frizal kilasjatim.com)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Semangat nasionalisme menyala di Jawa Timur menjelang HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Ribuan pelajar SMA, SMK, dan SLB dari berbagai daerah bergotong royong menjahit bendera merah putih raksasa yang ditargetkan memecahkan tiga rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kegiatan ini melibatkan siswa-siswi program vokasi, khususnya jurusan tata busana, dari sekolah-sekolah di seluruh provinsi. “Begitu selesai, bendera dikirim ke Dinas Pendidikan Provinsi. Semangat membangun nasionalisme bisa dilakukan siapa saja, dalam bentuk apa saja,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Gubernur Khofifah menyapa seorang siswa yang sedang e=menjahit bendera Merah Putih di SMKN 8, Rabu (13/8/2025). (Foto: Frizal kilasjatim.com)

Khofifah mengaitkan kegiatan ini dengan sejarah bendera merah putih pertama yang dijahit Ibu Fatmawati Soekarno pada Proklamasi 1945. “Para pelajar ini adalah Fatmawati-Fatmawati baru. Semua penjahitnya perempuan, menjadi bagian dari penguat nasionalisme sekaligus perayaan kemuliaan 80 tahun kemerdekaan,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menegaskan keterlibatan generasi Z dan Alpha ini menunjukkan kepedulian tinggi terhadap negara. “Biasanya menjahit bendera diserahkan kepada tukang jahit. Kali ini anak-anak melakukannya sendiri bersama guru, ini jarang terjadi dan sarat nilai kebangsaan,” ujarnya.

Menurut Aries, tiga rekor MURI yang dibidik adalah: keterlibatan siswa dan guru terbanyak (target 8.000 peserta), pembuatan bendera merah putih terpanjang (saat ini 15.400 meter, melampaui rekor Papua tahun lalu 12.700 meter), dan pembentangan bendera serentak di halaman Gedung Negara Grahadi. Data sementara mencatat 5.862 siswa dan 1.314 guru dari 161 sekolah ikut berpartisipasi, dan jumlahnya masih bertambah.

Aries berharap capaian ini tidak hanya mencetak rekor, tetapi juga menginspirasi generasi muda untuk terus menjaga cinta tanah air. “Momentum kemerdekaan harus membuat anak-anak bangsa selalu semangat menjaga martabat negara, termasuk lambang-lambangnya seperti merah putih,” tegasnya. (FRI)

No More Posts Available.

No more pages to load.