Lewat Kolaborasi Triple Helix di Sidoarjo, UC Dorong UMKM Tembus Retail Modern

oleh -1176 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas Ciputra (UC) Surabaya mempertegas komitmennya membangun ekosistem UMKM nasional lewat pendekatan Triple Helix, yakni kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan industri. Kali ini, Program Studi Doktor Manajemen dan Entrepreneurship UC bekerja sama dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo serta Indomarco dalam kegiatan bertema: Peran Pemuda untuk Kesiapan UMKM Memenuhi Standar Retail Modern dan Peran Kampus dalam Ekosistem Kemitraan. Kegiatan ini berlangsung di Fave Hotel Sidoarjo, dan menjadi ajang konkret menjembatani pelaku UMKM lokal dengan standar pasar retail modern yang semakin kompetitif.

Dr. David Sukardi Kodrat, Kepala Program Studi Doktor Manajemen dan Entrepreneurship UC, menegaskan pentingnya peran kampus dalam transformasi UMKM. “Ini bukan hanya soal bisnis, tapi membangun ekosistem. Anak muda memiliki peran sebagai penghubung antara UMKM dan retail modern,” terang David.

Melalui kegiatan ini, para dosen dan akademisi UC turun langsung menjadi mentor. Mereka memberikan pendampingan mulai dari desain kemasan, pemenuhan legalitas, hingga strategi menghadapi proses kurasi produk di jaringan retail modern. Pendekatan ini berbasis riset dan dikembangkan secara aplikatif untuk menjawab tantangan nyata yang dihadapi UMKM. Data menunjukkan bahwa sekitar 99% UMKM Indonesia masih kesulitan menembus pasar retail modern karena keterbatasan standar kemasan dan perizinan. Kolaborasi ini hadir sebagai solusi konkret dengan keterlibatan aktif kampus dan dunia industri.

Kegiatan juga dilengkapi dengan seminar, workshop, dan klinik UMKM bersama praktisi dari Indomarco. Sejumlah produk lokal langsung mendapat tanggapan positif dari pihak retail, membuktikan potensi besar UMKM bila mendapat pendampingan yang tepat.

Perwakilan Disperindag Sidoarjo, Widiyantoro Basuki, S.H., menyambut baik program ini. “Kami tidak ingin UMKM hanya bertahan, tapi benar-benar naik kelas. Kolaborasi dengan kampus dan industri seperti ini adalah strategi percepatan yang nyata,” kata Widiyantoro.

Baca Juga :  Gandeng Pemkab Banyuwangi, PT Kantor Pos Terus Geber Program Ongkir Gratis UMKM Banyuwangi ke Seluruh Indonesia

Bagi UC, inisiatif ini adalah bagian dari misi besar entrepreneurship for the nation. Kampus tak lagi hanya menjadi tempat belajar, tapi juga motor penggerak perubahan sosial dan ekonomi. “Peran perguruan tinggi harus nyata di tengah masyarakat, bukan hanya mengajar, tetapi mendampingi, menginspirasi, dan menciptakan solusi,” pungkas David. Kolaborasi ini sekaligus menegaskan peran penting pendidikan tinggi dalam mendorong UMKM lokal agar tangguh, adaptif, dan siap bersaing di pasar modern.(tok)

No More Posts Available.

No more pages to load.